Lawan Real Madrid, Wolfsburg Harus Menyerang atau Bertahan?

VfL Wolfsburg

VfL Wolfsburg mesti melalui jalan yang sangat sulit di babak perempat final Liga Champions. Hasil undian yang dilakukan di Nyon, Swiss, pada hari Jumat (18/3/2016), mempertemukan wakil dari Bundesliga yakni klub yang menjadi peraih 10 trofi pertandingan yang paling bergengsi diantar klub Eropa itu yakni kubu yang bernama Real Madrid.

Tugas berat telah menanti sang manajer Wolfsburg, yakni yang bernama Dieter Hecking. Dirinya mesti mencari cara untuk menghalau laju Real Madrid, yang tengah mengincar trofi ke-11 Liga Champions, guna dalam meneruskan sejarah mereka di pertandingan itu.

Setelah mengetahui rival yang akan dilawan Wolfsburg ialah Real Madrid, Hecking lantas mencari cara. Dirinya tengah memikirkan formula untuk menyingkirkan sang pemilik 32 gelar La Liga tersebut.

“Saya mesti memikirkan apakah kami bakal menjalani kompetisi dengan cara pendekatan permainan menyerang maupun lebih mengarah pada permainan bertahan,” papar Hecking.

“Kami yang telah memiliki kesmpatan dalam memperlihatkan kemampuan kami di panggung yang lebih besar. Kami berkeinginan untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan sebaik mungkin dengan seluruh hal yang telah kami miliki saat ini,” kata Hecking lagi.

Pertandingan yang mempertemukan antar keedua tim ini bakal dilangsungkan pada tanggal 6 April 2016 dengan Wolfsburg yang terlebih dahulu akan menjadi tim tuan tamu di Volkswagen Arena. Setelah satu minggu kemudian, tepatnya di tanggal 12 April, gantian Real Madrid yang menjamu sang lawan di Santiago Bernabeu.

Sebenarnya tim Real Madrid buta dengan kekuatan dari Wolfsburg, sama halnya sebaliknya. Hal itu disebabkan karena kedua tim belum pernah saling berhadapan di kompetisi Liga Champions. Khususnya bagi Wolsburg, keberhasilan lolos ke babak perempat final usai mereka berhasil mengalahkan sang wakil Belgia, Genk, telah menjadi sejarah baru untuk tim sebab untuk kali pertamanya bagi mereka dalam menjejakkan kaki pada babak delapan besar.