Laga Yang Begitu Berharga Bagi Lukas Podolski

Lukas Podolski akhirnya resmi menyudahi karirnya sebagai pemain di timnas Jerman dengan perasaan haru dan bangga. Keberhasilan dari Die Mannschaft atas timnas Inggris menjadi laga yang begitu berharga dan penuh haru buat Podolski secara pribadi.

Laga timnas Jerman menghadapi timnas Inggris yang diselenggarakan di Signal Iduna Park sebagai bagian dari babak kualifikasi Piala Dunia 2018, pada Kamis (23/3/2017) dini hari WIB merupakan laga terakhir bagi Lukas Podolski di laga internasional. Laga ini sendiri berakhir dengan kemenangan Jerman dengan skor 1-0 atas The Three Lions, dan dia sebagai pencetak golnya.

Suasana di stadion juga begitu baik dan mengesankan bagi Podolski. Di bagian sisi stadion tersebut, bahkan ada koreografi di satu bagian tribune yang sengaja membentuk nama ‘Poldi’. Banyak juga yang menjadi suporter yang berperan dengan memegang banner yang bertuliskan ucapan terima kasih bagi pesepakbola yang saat ini memperkuat Galatasaray itu.

Laga tersebut selayaknya menjadi miliknya malam tadi, apalagi ketika laga memasuki di menit ke-69. Sepakan yang keras dari sisi luar kotak penalti melaju ke wilayah gawang Inggris yang dijaga oleh Joe Hart. Sepakannya akhirnya membuahkan gol tunggal bagi timnas.

Salah satu pemain dari Jerman, Thomas Mueller mengatakan bahwa sangat wajar jika semua fans Jerman melepas Poldolski dengan melakukan perayaan yang berkesan padanya. ” Ini merupakan suatu hal yang tidak dapat dituliskan dengan kata-kata. Laga tersebut menjadi begitu sentimental untuk saya dan yang menyaksikannya, ” ucap Mueller.

” Saya berbicara dengan Toni Kroos sebelum laga bahwa kami harus memposisikan Lukas di kawasan penalti. Keputusan itu akhirnya membuahkan yang terbaik. Wajarnya, stadion akan segera ditinggalkan penonton setelah laga usai, namun semua masih ada di tempat duduknya demi melakukan perayaan untuk Poldi, ” ucapnya lagi.

Lukas Podolski membukukan 130 caps bagi timnas Jerman. Dia juga menciptakan 49 gol. Prestasi tertingginya dengan tim nasional yakni ketika mereka meraih juara Piala Dunia 2014 yang lalu.