Kovacic Sarankan Madrid Tidak Rekrut Icardi

Mateo KovacicGeladang Real Madrid, Mateo Kovacic menyebut bahwa Mauro Icardi merupakan striker bagus yang akan sangat membantu Real Madrid. Tapi, Los Blancos diingatkan mereka sudah punya sosok penyerang yang juga bisa diandalkan dalam diri Karim Benzema.

Icardi saat ini sedang bagus-bagusnya bersama Inter Milan dalam beberapa musim terakhir. Ia merupakan penyerang yang selalu tampil tajam bersama Inter dalam empat musim terakhir. Mencetak 16 gol dalam 15 pertandingan Serie A, penyerang tim nasional Argentina itu membantu La Beneamata menempati puncak klasemen sementara.

Performa Icardi itu memunculkan rumor ketertarikan dari klub raksasa Spanyol, Real Madrid, yang musim ini sedang terseok-seok. Raksasa La Liga itu kabarnya siap bergerak di bursa transfer musim dingin bulan Januari untuk memboyong kapten sekaligus penyerang Inter Milan ke Santiago Bernabeu.

Kovacic, yang pernah bermain satu tim bersama Icardi di Inter Milan pada musim 2013-2015, tentunya tahu betul kualitas seperti apa yang dimiliki Icardi. Namun dia mengingatkan timnya soal rencana merekrut mantan rekannya itu.

Terlepas dari fakta bahwa Icardi adalah penyerang top Eropa, El Real sudah punya sosok yang juga berkualitas pada diri Benzema. Selain itu, Kovacic menilai jika penyerang tim nasional Prancis tersebut masih lebih unggul dibanding Icardi.

“Saya sudah pernah bermain dengan Mauro Icardi, dia adalah pemain yang sangat bagus yang bisa mencetak banyak gol. Saat ini dia juga menjadi topskorer sementara Serie A” ujar Mateo Kovacic seperti yang dilansir dari Marca.

“Tapi kami sudah punya penyerang terbaik di dunia dalam diri Karim Benzema. Mauro Icardi bagus dan bisa membantu kami tentunya, tapi saya tidak membicarakan mengenai pemain baru,” kata gelandang tim nasional Kroasia itu menambahkan.

Benzema sendiri musim ini sedang seret gol. Mantan pemain Olympique Lyon itu baru berhasil mencetak 5 gol dalam 16 pertandingan di seluruh ajang kompetitif yang sudah dilakoninya. Performa buruk juga sedang dialami oleh rekannya sesama pemain depan Real Madrid, Cristiano Ronaldo.