Kesombongan Menghancurkan Harapan Italia

Arrigo Sacchi mengklaim kesombongan telah menghancurkan mimpi Italia untuk berlaga dipentas Piala Dunia 2018 Rusia. Mantan pelatih timnas Italia ini melihat Gianluigi Buffon cs terlalu sombong sehingga sulit untuk menyadari adanya peringatan yang sudah menunggu di depan.

Telah menjadi pukulan telak, Italia gagal tampil di Piala Dunia 2018 setelah kalah agregat 0-1 dari Swedia di play-off Piala Dunia. Kalah 0-1 di leg pertama, Italia hanya mampu bermain imbang tanpa gol pada leg kedua yang digelar di San Siro, Milan.

Gagalnya Italia ke Piala Dunia 2018 ini menjadi yang pertama kali bagi mereka dikala ikut serta berkompetisi pada 1958 lalu. Sacchi yang melihat secara pasti perjalanan Italia mulai dari babak kualifikasi hingga ke babak playoff menilai Italia layak mendapatkan kegagalan ini.

“Sepakbola Italia berduka kesedihan mendalam setelah 60 tahun, kami tidak akan berada di Piala Dunia. Saya sangat menyesal hari ini, tapi kejadian ini bisa menghasilkan masa depan yang lebih baik esok. Dengan cara apa pun, kami perlu melihat keras-keras pada diri kami sendiri sehingga kami bisa membuat segala sesuatu yang tidak bekerja menjadi lebih jelas,” buka Sacchi.

“Namun, bila kita tak sombong dan lebih cepat sadar, kita seharusnya menyadari peringatan pada tahun 2010 dan 2014. Namun sebagai jalan keluar mencari solusi yang ada, kita selalu mencari kambing hitam, dalam hal ini pelatih atau presiden federasi dan semua yang ada akan seperti biasa.” tutup Sacchi.

Kegagalan ini juga menjadi momen sedih bagi beberapa pemain senior, dimana Buffon tak mampu menggapai harapannya untuk pensiun usai menjalani karir dipentas Piala Dunia 2018 mendatang. Dengan kepastian ini, Buffon, Andrea Barzaglie dan Giorgio Chiellini memutuskan mengakhiri karirnya dikancah internasional.