Kembali Melanggar, Aubameyang Dapat Sanksi Berat dari Dortmund

Pierre-Emerick Aubameyang kembali bertingkah buruk. Borussia Dortmund akhirnya memberikan tindakan tegas dengan mencoretnya dari tim inti sementara waktu ini.

Sejatinya, belum lama ini Pierre-Emerick Aubameyang mendapat sanksi dari Borussia Dortmund, tepat di bulan November yang lalu saat dia pergi dari klub menuju Milan tanpa izin setelah selesai memperkuat timnas Gabon di kualifikasi Piala Dunia 2018.

Kala itu, Aubameyang ikut dalam acara sponsor dan membuatnya mendapat sanksi larangan satu laga. Selisih beberapa bulan ini, Aubameyang kembali membuat ulah. Sekarang ini, Aubameyang tak ikut dalam rapat tim sehari jelang melawan Wolfsburg tanpa pemberitahuan jelas. Padahal pemain yang cedera pun ikut dalam rapat tersebut.

Hal ini menjadikan Aubameyang dicoret dalam tim inti dan kini sanksi untuk pemain berumur 28 tahun itu lebih sulit lagi. Aubameyang akan ditepikan hingga dia benar-benar bermain dengan baik dan disiplin lagi.

“Kami sudah membicarakan hal ini dengan Aubameyang. Kami menjelaskan apa yang sudah terjadi dan memberikan dia hukuman. Dengan ulahnya itu, saya pikir dia tidak akan fokus bermain di laga yang penting untuk kami,” papar pelatih Dortmund yakni Peter Stoeger.

Lebih lanjut, hal ini juga penting bagi semua pemain, untuk tahu disiplin dan bersikap baik. Pelatih ini mengatakan pada Aubameyang apa yang harus dilaksanakan dan hal penting bagi tim klub. “Namun, saya juga mengatakan padanya bahwa dia memiliki peluang untuk kembali menata sikap dan tampil lagi dengan kami tiap minggunya.” Ucapnya lagi.

Absenya Aubameyang semakin menambah berita jika dia memang tidak nyaman lagi bermain dengan Borussia Dortmund. Sejak musim lalu, karirnya tengah dipertanyakan apalagi dengan beberapa klub Eropa seperti Arsenal, Liverpool, dan klub China yang ingin mendapatkannya.

“Kami jelaskan padanya jika dia harus patuh dengan beberapa aturan di sini. Kali ini tidak hal yang mudah. Ini pembicaraan yang baik bagi kami. Sikapnya tersebut begitu penting untuk semua pemain,” tutup Peter Stoeger.