Inter Milan Disebut Tak Menghormati Stefano Pioli

stefano pioli

Dengan tiga laga tersisa di akhir musim ini, Inter Milan secara mengejutkan memecat peracik taktiknya, Stefano Pioli. Bekas manajer Inter, Gigi Simoni, pun menilai kalau itu bukanlah langkah yang bagus.

Pada awalnya Pioli diberikan kepercayaan untuk membesut Inter di bulan November 2016 lalu, hal itu pun tak lepas dari keputusan Nerazzurri sebelumnya yang memberhetikan Frank de Boer karena sejumlah hasil buruk. Akan tetapi, ketika pekan Serie A hanya menyisakan 3 laga saja, Pioli justru ikut didepak dari posisinya sebagai peracik taktik Inter.

Keputusan pihak klub untuk memberhentikan Pioli pun disebabkan hal yang sama dengan manajer-manajer sebelumnya yakni sejumlah hasil buruk yang dialami Mauro Icardi dan rekan-rekannya akhir-akhir ini. Lebih detailnya, mereka tak pernah meraih kemenangan di 7 laga terakhir dalam liga, dengan menelan 5 kali kekalahan dan lainnya berakhir imbang.

Alhasil, rentetan torehan buruk itu pun menipiskan kans Inter untuk lolos ke turnamen Eropa dimusim depan. Lebih lagi, sekarang ini Inter sudah terpaut 9 poin dari Atalanta yang menduduki peringkat 5 klasemen ataupun zona terakhir meraih tiket ke Eropa.

“Saya kira keputusan itu sama sekali bukan ide yang oke. Memberhentikan seorang pelatih dengan hanya menyisakan 3 laga di akhir musim memperlihatkan sebuah sikap yang tak menghormati,” kata Simoni, yang sempat membesut Inter di akhir tahun 90an itu.

“Di dalam sepakbola, sejumlah hal seperti ini kadang memang terjadi, malah pernah terjadi terhadap saya beberapa kali, diberhentikan saat keputusannya justru tak ada kaitannya dengan aspek sepakbola,” lanjutnya, seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Itu memang bukan kondisi yang oke, lantaran penampilan mereka di bawah arahan Pioli pun tidak konsisten namun mereka mampu memperlihatkan start yang sangat positif. Lima hingga enam kekalahan secara beruntun menghancurkan semuanya.”

Posisi pelatih Inter sementara ini bakal diembankan ke manajer primavera Stefano Vecchi, serta masih memiliki kans untuk membenahi musimnya dengan menang di 3 laga sisa akhir. Pertama-tama mereka bakal menyambut Sassuolo di akhir minggu ini, kemudian bekunjung ke Lazio (21/5/2017), sebelum akhirnya mengakhiri musim dengan melawan Udinese (28/5/2017).