Inter dan Juventus Masih Saling Adu Argumen Soal Wasit

Inter Milan VS JuventusDerby d’Italia memang sudah berakhir, namun di media massa, perselisihan dari kedua kubu ternyata tak kunjung reda. Kontroversi-kontroversi yang mewarnai jalannya laga membuat Juventus dan Inter Milan saling adu pendapat.

Laga Juventus vs Inter Milan di Turin pada akhir pekan lalu, yang dimenangkan oleh tim tuan rumah dengan skor 1 – 0, memang diwarnai kontroversi yang dipicu oleh sang penghakim, Nicola Rizzoli. Kubu tim tamu menganggap Rizzoli telah membuat keputusan-keputusan yang merugikan mereka dalam laga tersebut.

Menurut pelatih Inter Stefano Pioli, timnya seharusnya menerima setidaknya dua hadiahh penalti terkait tekel yang dilakukan oleh Giorgio Chiellini terhadap Mauro Icardi serta juga tekel Mario Mandzukic kepada Icardi.

Pada pertandingan tersebut, Rizzoli juga menghadiahkan kartu merah kepada Ivan Perisic karena yang bersangkutan melakukan protes berlebihan. Sementara itu, Icardi diskors dua pertandingan karena menendang bola dan hampir mengenai Rizzoli.

Ditanya soal kontroversi-kontroversi yang ada di Derby d’Italia, Direktur umum Juventus, Giuseppe Marotta meminta Inter Milan untuk belajar menerima kekalahan dan tidak mencari kambing hitam.

“Saya heran soal kontroversi Inter Milan ini. Saya tidak berpikir bahwa setelah pertandingan seindah itu mereka akan menganalisis insiden-insiden yang sebenarnya tidak terjadi. Akan lebih baik menerima kekalahan daripada mencari-cari alasan,” ujar Marotta.

Atas komentar dari bos Juventus tersebut, Inter tidak diam saja. Nerazzurri bahkan sampai mengeluarkan pernyataan melalui situs resminya terkait hal ini.

“Sebagai jawaban atas komentar-komentar yang ada di media dalam beberapa waktu belakangan ini, kami sulit memahami kenapa Juventus terus bicara soal kami ketika fokus kami tidak pernah ke mereka. Kami sudah melakukan tindakan yang besar, kami memang sedikit dirugikan dengan keputusan-keputusan wasit,” tulis Inter dalam situs resminya.

“Sekarang kami hanya akan fokus dengan pertandingan kami, tanpa melupakan bahwa kami bermain bagus di Turin terlepas dari hasil akhirnya. Kami punya masa lalu, dan kini kami akan menatap masa depan.”