Inilah Pengakuan Fans Liverpool Atas Perlakuan Buruk Polisi Spanyol

Berniat baik mendukung Liverpool di Spanyol, para fans malah mendapat perlakuan buruk dari polisi lokal yang bertugas di Sevilla. Kejadian ini belum lama terjadi, dimana sebagian pendukung The Reds mengaku mendapat tindak kekerasan oleh polisi dan petugas keamanan untuk masuk ke dalam stadium Ramon Sanchez Pizjuan.

Dalam lawatannya ke Spanyol, Liverpool berkesempatan berlaga di matchday kelima Liga Champions kontra Sevilla. Jalannya pertandingan pun sangat luar biasa panas dan bisa dilihat ketika Liverpool berhasil unggul tiga gol tanpa balas dibabak pertama.

Dan masuk dibabak kedua, Sevilla mampu menyamakan kedudukan dengan hasil kerja keras yang luar biasa. Alhasil pertandingan harus ditutup dengan skor imbang 3-3. Meski begitu, pertandingan yang berakhir dengan catatan menarik ini harus dimulai dengan tindakan yang kurang pantas dari petugas keamanan.

Berdasarkan laporan yang ada, fans Liverpool merasa sangat tersiksa dan tidak merasa puas atas sikap pihak keamanan setempat. Usut punya usut, seorang fans Liverpool bernama Anna Burgess sempat dipukul dibagian punggungnya oleh polisi setelah melihatnya membawa sebuah bendera merah dengan tulisan “defiance” yang kali diartikan adalah sebuah tantangan.

Pembenaran pun disampaikan langsung oleh anggota komite kelompok suporter Spirit of Shankly, Phil Rowan yang melihat langsung kejadian tersebut. Tak berhenti sampai disitu saja, dia juga melihat Burgess dan seorang temannya bernama Sam Armstrong dilarang masuk stadion sebelum pertandingan.

Sampai pada akhirnya suporter itu dilemparkan keluar stadium. Dengan kejadian ini, banyak yang beranggapan bahwa pihak keamanan sengaja melakukan tindakan tersebut agar dukungan Liverpool menjadi kurang besar. Alhasil pendukung tuan rumah bisa lebih bebas memberikan dukungan kepada tim kesayangannya.

“Anna dan Sam tidak dapat masuk ke dalam stadium lantaran bendera yang mereka bawa dianggap mengandung arti politis. Mereka merespon itu dengan melemparkan bendera dan meninju. Saya berdiri di pintu belakang dan melihat semuanya terjadi sehingga mereka menyuruh saya untuk masuk stadium dan ketika saya berkata ingin menunggu Anna dan Sam, mereka pun bereaksi dengan melemparkan saya ke dalam pagar,” ucap Rowan.

“Sebelum pertandingan dimulai, kami mengirim sebuah pesan untuk membawa bendera yang akan dibawa ke pertandingan ke pihak Liverpool, seperti yang selalu kami lakukan. Kami telah membawanya ke 31 lapangan di seluruh Eropa dan tidak pernah memiliki masalah sebelumnya. Saya tidak pernah mendapat perlakuan begitu buruk disemua pertandingan yang sudah kami jalani,”

Menanggapi respon dari fans, ketua Spirit of Shankly Jay McKenna menyampaikan semua momen yang terjadi kepada pihak lain dan telah berkordinasi lebih dalam agar mengetahui masalah sebenarnya.

“Para suporter dilempar keluar, ditolak masuk, diserang dan diperlakukan sangat buruk oleh para stewards dan polisi di Sevilla malam ini. Saya berhubungan dengan sejumlah pendukung dan anggota komite kami Phil dan Anna yang mengalami insiden ini secara langsung dan kami akan memberikan dukungan apapun kepada mereka.” demikian pernyataan resmi dari McKenna.

Sampai dengan pertandingan usai, pengaduan ini masih dalam proses penyelidikan dan pihak Liverpool sendiri menyesalkan apa yang sudah terjadi diluar lapangan sebelum pertandingan dimulai.