Inilah Dugaan Neymar Utang 100 Juta Euro ke Barca

Permasalah transfer Neymar dari Barcelona ke Paris Saint Germain nampak masih jauh dari kata selesai. Transrer termahal sejagad ini memang sangat kontroversial sejak awal bursa transfer musim panas 2017 lalu hingga sampai sekarang ini.

Klub asal Prancis tersebut resmi membajak Neymar usai memastikan diri membayar klausul buyout sang pemain sebesar 220 juta euro pada awal Agustus silam. Akan tetapi pajak yang ada bukanlah tanggung jawab PSG dan mereka berkuat tidak akan membayarnya.

Akan tetapi perusahaan induk PSG adalah Qatar Sports Investment yang berani membereskan semua masalah tersebut. Hal itu dilakukan agar PSG tidak mendapat hukuman dari aturan Financial Fair Play.

Transfer ini pun semakin menarik ketika bumbu-bumbu ketidakpuasan saling menghujat. Dimana Neymar dan Barca sendiri saling serang dan melaporakan ke pihak berwajib perihal masalah bonus klausul kesetiaan.

Disini Barca tak mau membayar dan malah akan menuntut Neymar untuk mengembalikan seluruh bonus yang sudah terlanjur mereka berikan. Sedangkan Neymar sendiri mempermasalahkan bonus yang tak kunjung diberikan Barca pada 31 Juli silam.

Dan sekarang ini, masalah baru kembali muncul lagi. Saat ini Barca masih terlibat permasalahan hukum transfer Neymar pertama sebagaimana transfer ity terjadi dari Santos menuju Barca. Barca menghadapi banyak tuntutan hukum, terutama dari DIS, salah satu pemilik hak transfer Neymar semasa masih di klub Brasil tersebut.

Ketika masuk dimusim 2013 dan ketika masa jabatan besar masih dipimpin Sandro Rosell menjanjikan penghasilan besar kepada Neymar, tepatnya sebesar 100 juta euro. Disini Barca menjamin bonus sebesar 100 juta euro selama lima tahun di Camp Nou.

Dengan segala permasalahan yang ada, Neymar tetap dijamin akan mendapatkan bonus 100 juta euro bersih di Barca. Tapi imbal baliknya, Neymar wajib bertahan di Barca selama periode lima tahun itu. Jika Neymar hengkang tanpa persetujuan Barca, Neymar wajib membayar Barca senilai 100 juta euro juga.

Berdasarkan pernyataan dari sumber terpercaya, berkas kesepakatan Barca dan Neymar ini ditandatangani oleh Sandro Rosell dan Josep Maria Bartomeu. Dokumen ini muncul dalam persidangan yang melibatkan DIS dan Barca. Namun sampai sekarang belum ada kepastian apakah Neymar dipaksa untuk membayar semua kesepakatan itu atau sebaliknya.

Terlepas dari kisruh tersebut, Neymar nampak nyaman bersama Paris Saint Germain dan tetap topcer dalam urusan mencetak gol bersama Kylian Mbappe dan Edison Cavani.