Inilah Bentuk Kemuliaan Hati Salah Atas Kesuksesannya di Inggris

Muncul sebagai bintang baru Premier League Inggris lantas tidak membuat sosok Mohammed Salah lupa akan sejarah kehidupan masa kecilnya. Pemain Liverpool ini diklaim telah melakukan banyak hal yang membantu kehidupan warga kampung halamannya yang bernama Nagrig, Mesir.

Jika menyebut nama salah di Inggris, maka semua orang akan menjawab luar biasa dan itu terbukti dengan tampilnya Salah sebagai salah satu penyerang berbahaya Premier League Inggris. Datang sebagai pemain baru Liverpool dari AS Roma di bursa transfer musim panas 2017, Salah langsung nyetel dengan gaya bermain Liverpool dibawah asuhan Jurgen Klopp.

Membayar dengan harga 42 Juta Euro, Liverpool terbilang tidak rugi. Ini terlihat dengan munculnya nama Salah sebagai top scorer sementara Premier League dengan mengoleksi 14 gol. Dan paling menariknya disini ketika semua kesuksesan itu didapat, Salah pun tetap menunjukan sikap rendah hati dan peduli antar sesama.

Merujuk pada pemberitaan para media ternama, Salah yang saat ini berusia 25 tahun masih menaruh perhatian terhadap kampung halamannya, Nagrig. Dengen memperoleh gaji super besar, Salah sering menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu perekonomian di kampung halamannya tersebut.

Lebih rinci menjelaskan jika dia membelikan seperangkat lengkap alat gym di Community Center kotanya dan dia juga membiayai pembangunan lapangan bola di Sekolah Mohamed Ayyad Al-Tantawy yang diketahui sebagai tempat Salah menimba ilmu akademik hingga olahraga.

Tak berhenti sampai disitu saja, bantuan Salah tak hanya menyasar pada aspek olahraga. Dia juga sering menyisihkan uangnya untuk berderma dalam bentuk donasi untuk kotanya tersebut, bahkan dia kerap membiayai beberapa pasangan pra sejahtera untuk menikah dan memberikan hadiah kepada anak-anak pada bulan Ramadhan.

Dan yang paling mulianya adalah ketika keluarganya tertimpa musibah dengan terlibat perampokan, namun sang perampok berhasil ditangkap beberapa hari setelahnya. Sang ayah sendiri sebenarnya ingin mengajukan proses hukum kepada sang pencuri, akan tetapi Salah langsung membuat keputusan dengan meminta kepada ayahnya untuk membatalkan semua niatan tersebut.

Tak hanya memberikan kebebasan kepada sang pencuri, Salah malah menunjukan sikap mulianya dengan memberikan sejumlah uang kepadanya dengan maksud agar sang pencuri bisa membenahi hidupnya. Semakin sempurna ketika Salah juga melakukan aksi yang patut dicontoh oleh semua pemain Muslim yang lain karena Salah dengan senang hati membantu proses pencarian kerja untuk sang pencuri.

Well, mungkin hati mulia inilah yang membantu dan menjadi buah manis hasil kerja keras Salah selama berkarir di dunia sepakbola.