Henry Tunggu Penampilan Lukaku Di Musim Kompetitif

Romero LukakuEverton dan Manchester United adalah klub yang berbeda jauh. Atas dasar itu, Romelu Lukaku diprediksi juga akan menghadapi tantangan yang berbeda. Bagaimana dia bisa menyatu dengan The Red Devils membuat Thierry Henry penasaran.

Lukaku direkrut oleh MU dari Everton pada bursa transfer musim panas ini sebesar 75 juta poundsterling atau setara dengan Rp 1,3 triliun. Tidak lama setelah mendarat di Old Trafford, pemain berusia 24 tahun itu langsung tampil cemerlang.

Lukaku sudah menyarangkan empat gol dalam tour pramusim dan Piala Super Eropa. Walaupun sejauh ini gol-gol sudah bisa dibuatnya, Lukaku diyakini masih akan butuh waktu untuk bisa lebih menyatu lebih dalam di lini serang MU.

“Satu-satunya pertanyaan adalah berapa lama Romelu Lukaku bisa beradaptasi sepenuhnya di United. Dia tidak akan menghadapi tipe lawan yang sama setiap pekannya,” kata Thierry Henry menjelaskan kepada Sky Sports yang dilansir oleh Daily Star.

Tantangan besar untuk Romelu Lukaku adalah ketika dia harus menghadapi bek yang bertahan lebih rapat di wilayahnya. Hal mana dipastikan akan terjadi jika Manchester United berhadapan dengan klub kecil.

“Romelu Lukaku harus bisa mengembangkan permainannya yang sebagian besar orang pertanyakan sebelumnya. Misalnya apakah dia bisa bermain di area final third ketika lawan bertahan lebih ketat? Itu akan menjadi perubahan untuknya, tapi ketika saya berusia 28 tahun, penampilan saya tidak seperti pemain yang berusia 24 tahun,” lanjut Thierry Henry.

Henry sendiri yakin jika Lukaku bisa memelajarinya dengan cepat. Kemampuan yang dimiliki Lukaku dalam mencetak gol membuat legenda sepakbola Prancis itu terkesan.

“Saya bisa bilang bahwa Romelu Lukaku adalah pemain yang cepat belajar dalam suatu pertandingan. Apapun yang dia lakukan, dia bisa melakukannya dengan 100 persen,” jelas Thierry Henry melanjutkan.

“Saya juga tak sabar seperti orang-orang ingin melihat seberapa bagus dia di United. Akan menjadi sebuah nilai tambah jika bisa memiliki pemain seperti Romelu di dalam tim. Apapun yang diberikan ke kotak penalti biasanya menjadi gol,” Henry memujinya.