Henry Sebut Inilah Pogba yang Dulu

Paul Pogba miliki peran besar lewat hasil oke yang diraih oleh Manchester United atas Everton. Thierry Henry, teman 1 negara Pogba, mengatakannya tampil seoke seperti di Juventus dulu.

Dengan memakai ban kapten, Pogba mengarsiteki kedua angka MU pada hari Rabu (2/1/2018) dini hari WIB. Pemain yang berasal dari Prancis tersebut ciptakan assist untuk angka yang diciptakan oleh Anthony Martial dan Jesse Lingard di Goodison Park.

Lewat laga tersebut Pogba tampil sebagai satu dari 3 pemain gelandang tengah MU. Dia beroperasi di sektor kiri, persis seperti posisi yang dulu dia tempilkan di Juventus sebelum kembali ke MU pada tahun 2016.

“Ia dapat tampil pada banyak tempat. Ketika dia baru hadir dulu, saya sempat katakan kalau menurut saya dia bukanlah seorang pemain gelandang bertahan,” imbuh Henry.

“Dia dapat tampil pada banyak tempat, namun pada posisi tersebutlah dia dapat keluarkan kebolehan terbaik. Hal tersebut adalah performa dari Pogba seperti di Juve dulu,” ucap dia.

Menurut Henry, Pogba bermain amat gemilang di tempatnya saat berhadapan dengan Everton. Secara khusus dia juga jeli membaca pergerakan para rekannya, dengan khusus Lingard yang berada di sektor kiri depan. Sebagai kapten, performanya juga solid. Hal tersebut seperti menjawab kritikan terhadap Pogba sebelum ini, yang dikeluarkan oleh bekas pemain MU Paul Scholes.

“Setiap kali Lingard lakukan penetrasi masuk ke area tengah, dia lekas berada di bagian kiri. Dengan memakai kaki kanan di sektor kiri, saya dulu juga terbiasa ada di kiri, Anda dapat pindahkan bola ke sisi lain, mengoper kembali, memainkan operan satu-dua, lewati lawan. Seperti kita lihat, dia lakukan hal tersebut pada babak kedua,” imbuh Henry.

“Saat tampil pada tingkat seperti itu, dia hampir tidak dapat dikalahkan dan menurut saya dia telah merubah ritme permainan pada babak kedua. Penampilannya naik ke tingkat tertentu. Hal tersebutlah yang mesti dilakukan seorang kapten. Anda katakan pada rekan satu tim, ‘Teman-teman, ikuti saya. Saya bakal perlihatkan celahnya’.”

“Saat dia main seperti itu dan bermain di kiri, dapat masuk ke pertahanan lawan dan terbebas dari lawan, amat tidak mudah hentikan itu. Hari ini dia bertindak sebagai seorang kapten. Hal tersebut juga amat krusial,” kata dia.