Hasil Lawan PSG Jadi Penentu Nasib Zidane Di Madrid?

Zinedine ZidaneReal Madrid gagal melanjutkan langkahnya di Copa del Rey. Sang manajer, Zinedine Zidane menyadari jika hasil dalam pertandingan melawan Paris Saint-Germain bisa menjadi penentu kariernya di Santiago Bernabeu.

Real Madrid takluk di tangan Legaes di babak 8 besar Copa del Rey musim 2017/2018. Saat bermain di kandang sendiri Santiago Bernabeu, Kamis (25 Januari 2018) dinihari WIB, El Real menyerah dari tim semenjana itu dengan skor 1 – 2.

Dengan partai putaran pertama berakhir 1 – 0 untuk kemenangan Madrid, maka Putarananes yang berhak melaju ke babak semifinal karena unggul dalam agresivitas gol tandang. Madrid pun berpotensi tak akan mengangkat trofi di akhir musim.

Sementara itu di ajang La Liga, Real Madrid sudah tertinggal jauh dari Barcelona. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan ada di posisi keempat dengan raihan 35 poin, sementara rival abadi mereka menempati peringkat pertama dengan raihan 54 poin.

Ajang Liga Champions menjadi satu-satunya satu-satunya penyelamat Real Madrid musim. Tapi, untuk sampai ke babak final saja tim raksasa ibukota itu harus melewati halangan dari salah satu tim unggulan juara, PSG di babak 16 besar.

Zidane pun sadar pertaruhan terbesarnya saat Real Madrid melawan Paris Saint-Germain. Putaran pertama babak 16 besar Liga Champions akan berlangsung di Santiago Bernabeu pada 14 Februari 2018 mendatang. Putaran kedua diselenggarakan di Parc des Princes pada 6 Maret 2018.

“Tentu saja, itu sangat jelas. Saya bertanggung jawab penuh atas hal-hal buruk yang terjadi dengan tim, saya pelatihnya dan saya harus menemukan solusinya,” ungkap Zinedine Zidane seperti yang dilansir dari situs resmi Real Madrid.

“Saya bersama tim sudah melakukan cara namun itu masih belum cukup. Saya bertanggung jawab atas situasi yang terjadi dalam tim. Saya akan terus bekerja dan berjuang. Saya akan mencoba banyak hal agar tim menjadi lebih baik dan itu saja,” Zinedine Zidane menambahkan.

Bersama Zinedine Zidane di sepanjang musim ini, Real Madrid sudah menjalani 36 pertandingan di seluruh ajang kompetitif. Sebanyak 22 pertandingan berakhir dengan kemenangan, delapan kali berakhir imbang, dan enam kali berakhir dengan kekalahan.