Guardiola Ingin Kembali ke La Liga

Josep Guardiola diklaim tertarik untuk kembali ke La Liga Spanyol dan Bundesliga Jerman di suatu saat nanti, dalam hal ini Guardiola telah menyatakan sangat merindukan tekanan yang ada di dua liga tersebut.

Terlepas dari itu, Guardiola juga mengindikasikan bahwa skuat Manchester City akan bermain lebih baik jika para suporter memberikan tekanan lebih besar. Ketika terpilih sebagai pelatih baru Manchester City, sang pelatih mengaku terkejut dengan ekspetasi besar dari klub dan juga suporter.

Dan tak anyal jika mantan pelatih Barcelona dan Beyern Munchen ini sangat senang ketika merapat ke Etihad dan suka dengan toleransi dari suporter tuan rumah, meski sakit diterima karena mereka gagal di LIga Primer Inggris dan Liga Champions.

Adapun perhatian itu akan membuat para pemain lebih intens dalam menjalankan sisa pertandingan dan Guardiola adalah salah satu yang berpendapat sama akan hal itu, terbukti Manchester City sekarang secara perlahan sudah menemukan performa terbaiknya.

“Disini saya merindukan tekanan besar, terutama ketika saya berada di Spanyol dan Jerman tekanan disana sangatlah besar, pada pelatih dan yang lain. Ketika saya berada di City, semua tampak tenang. Klub ini sangat luar biasa, semuanya terlihat jelas saling mendukung,” terang Guardiola kepada media.

“Akan tetapi ketika anda menyadari tidak boleh kalah, maka tekanan itu adalah kebangkitan dari tim. Untuk membuat pemain dan klub berkembang, anda harus membuat mereka percaya bahwa mereka tak boleh kalah. Perbedaannya di sini adalah soal mental, bukan kualitas,”

Guardiola juga menambahkan apa yang sudah dia dapat bersama Barcelona dan Bayern Munchen adalah hadiah luar biasa dalam karir kepelatihannya. Untuk itu dia berhasrat membawa City meraih hal besar yang sama dengan dua klub tersebut.

“Barcelona dan Munchen telah banyak membantu saya, untuk itu saya senang berada disana dan disini juga saya merasakan hal itu. Media, tentu saja, ketika kami kalah kami akan dibunuh. Hal ini terjadi di mana saja. Namun apapun yang terjadi, suporter akan terus bertepuk tangan pada kami. Dan ketika Anda berada di Spanyol, hal itu tak akan terjadi. Ini pertama kalinya dalam hidup saya.” tutupnya.

Kini Manchester City masih berjuang untuk berada di zona empat besar klasemen Premier League Inggris sebagaimana target mereka yang tersisa di musim ini adalah lolos ke Liga Champions musim depan.