Goretzka Pantas Gantikan Posisi Rakitic di Barca

Bintang muda yang terus bersinar di Bundesliga Jerman, Leon Goretzka dianggap menjadi salah satu yang pantas menggantikan posisi Ivan Rakitic di Barcelona sebagaimana sang pemain memiliki karakter bermain yang sama dengan Rakitic.

Ungkapan diatas juga dibenarkan oleh pemain Schalke yang juga rekan setim Goretzka, Coke yang mengklaim semua bisa berjalan baik ketika Barca kehilangan Rakitic, maka mereka pantas mendatangkan Goretzka. Adapun Coke merasa sangat paham dengan gaya bermain Goretzka, hal ini tak lepas dari cara bermain Schalke dimusim 2016/17.

Bukan hanya itu saja, Coke juga sudah menghabiskan karir bersama Goretzka cukup lama di Schalke dan itu sudah cukup menjawab. Goretzka tidak memiliki skill seperti Andres Iniesta, tapi, dia lebih condong seperti Rakitic. Jika diartikan dalam bahasa taktik pelatih, maka Goretzka bisa disebut sebagai pemain bertype box to box.

“Cara bermainnya mungkin tidak seindah Iniesta, namun dia cukup membongkar pertahanan lawan. Terutama karena kekuatannya. Saat dia mendapat bola dan berlari, maka sangat sulit untuk merebut bola dari kakinya,” ucap Coke kepada media.

“Saya pikir, Goretzka sangat mirip dengan Rakitic. Saya kenal Rakitic karena saya pernah bersama dia di Sevilla.” Coke mengakhiri.

Sudah menjadi pemberitaan luar biasa ketika nama Goretzka masuk ke dalam daftar beli Barcelona. Berdasarkan keterangan dari sumber terpercaya menjelaskan jika Barca memproyeksikan sosok Goretzka sebagai pengganti Iniesta andai sang pemain sudah angkat kaki dari Camp Nou.

Barca pun sangat berhasrat ingin mendatangkan sang pemain, terlebih lagi mereka siap membayar mahal jasa Goretzka. Melihat ketertarikan ini, Coke yakin Goretzka akan menjadi pemain bintang masa depan. Dengan dukungan tendangan jarak jauh yang dimiliki Goretzka, maka Barca tidak akan rugi bisa mendapatkan tanda tangan pemain 23 tahun tersebut.

“Keunggulan Goretzka adalah tendangan jarak jauh, ketika pemain datang ke Spanyol, maka sang pemain akan sulit melakukan tendangan itu. Akan tetapi di Jerman, Anda bisa lebih sering mencobanya. Dia sering mencoba karena memang punya kemampuan yang bagus,” Coke mengakhiri.