Gianluca Lapadula Sempat Alami Karier Yang Buruk Sebelum Ke AC Milan

Gianluca Lapadula

Gianluca Lapadula mampu memperlihatkan performa yang terbilang oke di AC Milan musim ini. Namun, ia sempat berniat untuk menutup karier sebelum akhirnya berkiprah di Rossoneri.

Lapadula jadi salah satu opsi inti di barisan serang racikan manajer Milan, Vincenzo Montella. Sejauh ini, ia telah menorehkan total 5 gol serta 3 assist di semua turnamen.

Sebelum bergabung dengan Milan dari Pescara, pesepakbola yang menginjak 27 tahun itu sempat berpikir untuk menutup karier. Laju buruk yang dialami sejumlah klub yang sempat dibelanya jadi faktor utama.

Disebabkan itulah, Lapadula pun merasa amat bersyukur dengan keadaan Milan sejauh ini, sampai-sampai menganggapnya sebagai hal yang sangat bernilai.

“Di beberapa waktu, saya melihat ada banyak teman setim saya yang pindah karier lantaran mereka tidak mampu membayar uang sewa bulanan maupun memperoleh gaji mereka di akhir bulan,” ungkap Lapadula, yang dilansir dari salah satu media.

“Saya senantiasa memperlihatkan sikap positif, hati saya senantiasa yakin bahwa akan ada kesempatan, malah ketika saya adalah satu-satunya orang berhasil yang melakukannya. Bisa jadi ini merupakan upaya terbaik untuk melalui semua kesulitan itu agar bisa memahami artinya dapat berdiri di sini.”

“Saya sempat menananyakan kepada diriku sendiri: ‘kenapa saya melelakukan ini?’. Saya ingat bagian yang fantastis dari setiap kejadian. Saya ada di akademi Treviso serta klub gulung tikar. Saya pindah ke Serie C2 di Vercelli lalu satu tahun kemudian mereka juga gulung tikar. Saya pindah ke Ivrea, yang memiliki persoalan keuangan, kemudian Altetico Roma di Serie C1 yang lantas ikut bangkrut. Alhasil saya berkiprah dengan Ravenna yang akhirnya juga bangkrut.”

“Saat ini saya dapat berbahagia di Milan lantaran saya sudah tidak kekurangan apapun. Saya tidak usah memusingkan soal bayaran saya. Membandingkan yang telah saya alami sebelumnya, segala hal di sini amat bernilai. Saya amat menysukuri hal itu,” tutupnya.