Gara-gara Selebrasi, Pelatih Hibernian Berurusan Dengan Polisi

neil lennonManajer klub asal Skotlandia Hibernian, Neil Lennon, dilaporkan ke kepolisian setempat karena dinilai berlebihan ketika melakukan selebrasi gol. Bagaimana ceritanya?

Lennon dinilai mengolok-olok suporter Rangers ketika timnya melawat ke Ibrox Stadium dalam lanjutan kompetisi Liga Skotlandia, Sabtu (12/8/2017). Selebrasi yang ia lakukan dipersoalkan suporter tim tuan rumah.

Kejadian tersebut berawal pada menit ke-21 saat Hibernian mencetak gol penyama. Penyerang Simon Murray membobol jala Rangers guna membalaskan gol Alfredo Morelos.

Mengetahui skor berimbang, Lennon tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Ia melakukan selebrasi dengan menaruh tangannya di telinga ke arah fans Rangers.

Lennon nampak mengangkat tangannya sambil mengacungkan jari di depan fans. Ia pun menyudahi perayaan dengan mengepalkan tangan sebelum kembali memberi semangat para penggawanya.

Hal tersebut ternyata membuat Lennon harus berurusan dengan pihak berwajib. Entah alasannya apa, tetapi kepolisian setempat mengonfirmasi laporan tersebut.

“Kami mendapat laporan dan proses pemeriksaan bakal dilanjutkan,” juru bicara kepolisian Skotlandia menuturkan seperti dilansir Daily Mail.

Pasca laga, Lennon coba memberi klarifikasi tentang selebrasi golnya tersebut. Ia mengaku sama sekali tak berniat mengejek fans lawan.

“Saya tak melakukan gestur tertentu, saya hanya melakukan perayaan saja. Bila mereka tak menyukai itu, harusnya mereka datang dan berbicara kepada saya. Harusnya tak ada masalah karena itu.

Pada akhirnya Hibernian mampu menang atas Rangers dngen skor 3-2 dan merangsek ke posisi ketiga klasemen Liga Skotlandia mengumpulkan enam angka.

Tony McGlennan selaku petugas federasi sepakbola Skotlandia diketahui juga melihat selebrasi Lennon. Jika terbukti bersalah, maka manajer berusia 46 tahun tersebut bisa mendapatkan sanksi mendampingi timnya selama beberapa laga.