Evra Dikeluarkan Marseille

Marseille tengah umumkan mengakhiri kontrak dengan pemain beknya, Patrice Evra. Hal tersebut dilakukan tidak lama usai Evra mendapat sanksi dilarangan bermainh sampai dengan 7 bulan dari UEFA.

Evra belum lama ini diberi hukuman oleh UEFA sebab terlibat keributan dengan pendukung sebelum laga Marseille melawan Vitoria Guimaraes di Stadion D. Alfonso Henriques pada matchday 4 Liga Europa yang berlangsung pada hari Kamis (2/11/2017).

Saat itu, Evra menendang kepala suporter Marseille sebab merasa kesal dicemooh ketika pemanasan. Pemain yang berumur 36 tahun tersebut langsung dikartu merah sebelum pertandingan. Kasusnya lalu diusut UEFA dan pada akhirnya dia dilarang tampil pada ajang antarklub Eropa seampai dengan 7 bulan ke depan ditambah dengan denda 10 ribu euro (sekitar 157 juta rupiah).

Tidak lama kemudian, Marseille lekas putuskan kontrak dengan Evra. Pemutusan kontrak sendiri dilakukan sebab Marseille tidak bisa memberi toleransi atas perbuatan yang sudah dilakukan oleh Evra.

“Dengan kesepakatan bersama, Olympique de Marseille dan Patrice Evra putuskan untuk sudahi kerja sama mereka. Kontrak pemain dengan resmi diakhiri,” Marseille awali pernyataannya pada situs resmi klub.

“Tanggal 2 November di Guimaraes, ia lakukan kesalahan yang tidak dapat dimaafkan dengan menanggapi provokasi keterlaluan dari sejumlah individu. Walau begitu, tak ada dalam bentuk atau substansi apapun, kesalahan seperti itu dapat dibenarkan, khususnya sebab ia merupakan pemain yang miliki pengalaman, yang perilakunya di dalam dan di luar lapangan jadi inspirasi untuk pemain muda,” sambung Marseille.

Evra pribadi direkrut Marseille dari Juventus pada bulan Januari kemarin. Ia bermain di 21 laga bersama Marseille di tiap ajang.