Enrique Akui PSG Layak Menang

Hasil mengejutkan baru saja terjadi dalam babak 16 besar Liga Champions 2016/17 antara Paris Saint Germain kontra Barcelona. Dan hasil ini telah membuat Luis Enrique buka suara dengan menyebut kekalahan bukan berasal dari kesalahan taktik dan sang pelatih mengakui apa pun taktik yang diterapkan akan tetap memberikan kekalahan untuk Barcelona.

Jika melihat ungkapan yang dikeluarkan oleh Enrique, maka bisa diartikan sang pelatih mencoba untuk menepis ungkapan dari Sergio Busquets yang menyebut bahwa PSG lebih unggul secara taktik. Gelandang Barca itu juga menambahkan bahwa reaksi dari semua pemain sudah benar, namun kesalahan menerapkan taktik menjadi penyebab kekalahan Barcelona dari PSG.

Lantas Enrique berpikir jika taktik yang diterapkan sudahlah benar dan sebaliknya dia menilai para pemain nya tidak sepenuhnya bisa menerapkan apa yang sudah Enrique instruksikan. Dalam hal ini, pemain Barcelona dianggap tidak terlalu bersemangat sepanjang pertandingan.

Berbanding terbalik ketika para pemain PSG begitu ngotot dalam memberikan pressingan serta melalukan pergerakan tanpa bola dan hasil nya skor 4-0 layak menjadi kemenangan besar tuan rumah atas Barcelona. Adapun Enrique sebenarnya sudah berusaha melakukan beberapa pergantian taktik di dalam pertandingan.

Namun sayang, sampai babak berakhir Barcelona tidak terlihat ada perubahan besar dan hal ini dinilai oleh Enrique sebagai kesalahan dari pemainnya yang tidak menjalankan taktik yang dia berikan.

“Benar saja ini bukanlah hasil yang bagus untuk tim, sebenarnya saya sudah melakukan berberapa perubahan formasi mulai dari 4-3-3 ke 4-2-3-1 . Tujuan utama saya adalah memberikan kebebasan untuk Messi melakukan tusukan kedalam dan beberapa pengalihan penguasaan bola di berbagai lini. Kami bisa saja menurunkan skema pohon Natal 4-3-2-1, akan tetapi saya pikir hasilnya akan tetap sama,” terang Enrique dalam jumpa pers usai pertandingan.

Skor 4-0 menjadi sejarah terburuk Barcelona di ajang Liga Champions dan jika Lionel Messi cs ingin melangkah ke babak selanjutnya, maka mereka wajib membalasnya dengan lima gol tanpa balas. Namun sampai sekarang ini belum ada satu pun tim yang mampu membalikan keadaan dari kekalahan telak tersebut.