Empat Pemain Yang Meredup Usai Ganti Klub

radamel falcaoDengan predikat sebagai pemain top, tentu memberikan beban tersendiri. Ditambah lagi sebelum berganti klub, si pemain berhasil tampil gemilang di klub sebelumnya.

Bursa transfer acapkali membuat para aktor lapangan hijau dispekulasikan masa depannya. Ketika sejumlah pemain merasa ini merupakan kesempatan dan tantangan, banyak juga dari mereka yang salah langkah.

Pemain yang salah mengambil keputusan nampak dari performa buruk di klub anyarnya. Tidak bisa memenuhi ekspetasi, mereka pun langsung terdepak.

Lalu siapakah pemain yang hanya bertahan 12 bulan di klub barunya? Berikut daftarnya:

1. Radamel Falcao

Bisa dibilang Radamel Falcao sedang dalam pperforma terbaiknya bersama AS Monaco musim ini. Akan tetapi kiprah penyerang Kolombia dua musim sebelumnya angin-anginan. Ketika menyeberang ke Manchester United, dia diyakini sudah melakukan loncatan besar.

Bergabung sebagai pinjaman, rupanya performa Falcao jauh dari harapan banyak orang. Di musim selanjutnya yang juga dipinjamkan kali ini ke Chelsea, kondisinya juga serupa.

2. Angel Di Maria

Sosok Di Maria kerap membuat para pecinta bola dimanjakan berkat aksi-aksinya di atas lapangan. Ketika memperkuat Real Madrid, ia merupakan salah satu pemain penting di dalam tim.

Berkat aksi ciamiknya, Manchester United pun merekrutnya tiga musim silam. Akan tetapi kepindahannya ke Setan Merah salah besar. Ia dianggap gagal beradaptasi sehingga dilepas ke Paris Saint-Germain semusim kemudian.

3. Patrick Kluivert

Era 90 hingga 2000-an bisa dibilang AC Milan adalah klub juara. Dengan perpaduan kualitas individu serta serta pengalaman menghasilkan enam titel Liga dan tiga Piala Eropa dalam dua dekade.

Saat Rossoneri memutuskan merekrut Patrick Kluivert yang fenomenal ke Italia, fans klub merasa sangat gembira. Pasalnya pemain asal Belanda tersebut sebelumnya bersinar di Ajax dan sudah menjuarai dua trofi Eredivisie dan satu Liga Champions dalam 3 tahun.

Sayang kepindahannya ke Milan sangat mengecewakan, dimana Kluivert hanya bikin sembilan gol dari 33 laga dan Milan pun finis di peringkat 10 klasemen.

4. Michael Owen

Orang yang satu ini memang tak usah diragukan lagim ua salah satu striker mematikan pada masanya bersama Liverpool. The Reds pun menjadi tim yang amat ditakuti di awal tahun 2000-an.

Akan tetapi Owen gagal mengulangi prestasi saat memilih pindah. Owen hijrah ke Real Madrid dan jadi salah satu bagian dari revolusi Galactico. Sayang kehadiran bintang-bintang lain serta cedera yang menyerang membuat ia gagal unjuk gigi. Hanya 12 bulan bertaham, Owen pun pulang ke Inggris dengan memperkuat MU.