Emery Waspadai Perubahan Taktik Barca

Pertandingan penuh kemustahilan akan tersaji di leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Barcelona kontra Paris Saint Germain di Camp Nou dengan agregat 4-0 untuk keunggulan tim dari Prancis tersebut.

Jelang pertandingan, Unai Emery mengatakan PSG siap menghadapi taktik baru tuan rumah sekaligus mencoba segala kemampuan untuk mempertahankan keungulan timnya. Ungkapan Emery keluar sebagaimana Luis Enrique memperlihatkan perubahan takti di dalam diri Barcelona.

Sejak tertunduk malu di hadapan jutaan penonton di leg pertama, sang pelatih merubah formasi Barca menjadi 3-4-3 yang kemudian menghasilkan empat kemenangan beruntun di La Liga Spanyol. Dan setelah nya, Enrique mengejutkan publik kembali dengan keputusan mundur dari jabatan nya sebagai pelatih Barcelona di akhir musim nanti.

Makin membuat gelisah Emery ketika Barcelona mampu menghasilkan lebih dari lima gol disaat mengalahkan Sporting Gijon dan Celta Vigo di pentas liga domestik dan mengatahui situasi tersebut, Emery menegaskan kepada dunia bahwa diri nya bersama PSG tidak akan memberikan celah sedikit pun yang mampu dimanfaatkan oleh pemain tuan rumah.

“Kami akan lakukan segala yang kami miliki, kami siap untuk bertahan, menyerang, bermain bersama dan menghadapi dominasi mereka dan membuat mereka kesulitan. Satu lawan satu harus kami menangkan dan juga dalam level kolektif. Kami datang hanya ingin melanjutkan apa yang sudah kami dapatkan di Paris,” cetus Emery kepada wartawan.

“Saya sama percaya nya dengan hasil di leg pertama kemarin dan juga terus respek untuk Barcelona. Saya hanya bisa berpikir untuk menerapkan apa yang sudah saya dapatkan di leg pertama, saya tidak memikirkan skor akhir pertadingan nanti.” tandasnya.

Emery juga menambahkan terkait dengan perubahan formasi Barcelona yang dilakukan Enrique, dia berkata: “Saya melihat Barca memiliki pemain yang spesial, terlepas dari sistem mereka. Saya juga belajar pentingnya respek pada rival. Itu yang saya ajarkan pada pemain. Kepercayaan diri kami sudah tertanam sebelum berlaga di pentas ini, kami hanya ingin menghormati lawan.”