Dortmund Percaya Diri Raih Gelar Juara Di Bundesliga Dan Siap hadapi Hamburger SV

Hamburger SV vs Borussia Dortmund, Hamburger SV vs Borussia Dortmund 2017, Bundesliga, liga Jerman, Borussia Dortmund
Hamburger SV vs Borussia Dortmund

 

Keyakinan Borussia Dortmund untuk dapat meraih gelar juara Budesliga kembali bertambah setelah mereka bangkit kembali dari hasil imbang tanpa gol di Freiburg di putaran sebelumnya kompetisi tersebut, dan juga kekalahan yang menyakitkan dengan skor 3-1 saat menghadapi Tottenham Hotspurs di Liga Champion. Pasalnya mereka baru saja mengadakan pesta gol saat menghadapi FC Koln dengan menjebol lima kali gawang lawan tanpa balas.

Pertandingan yang diselenggarankan pada tanggal 17 September pukul 23.00 WIB tersebut membuat Dortmund tetap berada di puncak klasemen Bundesliga dengan mengantongi 10 poin dalam empat pertandingan terakhirnya. Namun yang menarik dalam pertandingan tersebut adalah Koln telah mengumumkan bahwa mereka ingin memprotes hasilnya dimana menjelang babak pertama berakhir, gol dari Sokratis menjadi pertanyan. Wasit Patrick Ittrich telah meniup peluit karena ada pelanggaran yang terjadi sebelum bola melewati batas gawang namu setelah ditinjau oleh asisten wasit video  (VAR), Ia meralatnya. Dengan pertanyaan ini apakah hasilnya akan tetap sama atau Koln berhasil memaksa Dortmund untuk tanding ulang, tentu akan mempengaruhi poin yang akan dimiliki oleh Dortmund.

Dengan 10 poin dari 12, mencetak 10 gol dan tidak ada kebobolan, Dortmund dapat merasa puas dengan kekuatan mereka di kampanye musim ini- terutama mengingat mereka memiliki perubahan manajer, dimana Peter Bosz menggantikan Thomas Tuchel, dan daftar cedera yang panjang yang menghiasi bangku cadangan mereka.

Kini mereka memiliki sedikit waktu untuk mempersiapkan diri untuk meraih kemenangan mereka lagi diputaran berikutnya , dengan sebuah perjalanan menuju kandang Hamburger SV tanggal 21 September pukul 01.30 WIB. Kemenangan dalam laga tersebut tentu akan memperbaiki rekor mereka di kampanye sebelumnya, di mana mereka hanya memenangkan lima laga secara beruntun.

Di atas kertas, tim Bosz harusnya dengan mudah menangani HSV yang bertengger diperingkat kedelapan klasemen, yang kehilangan dua dari pertandingan terakhir mereka menghadapi Leipzig dan Hannover. Namun pada kenyataannya, hal tersebut tak semudah dengan yang dibayangkan.

Jelas terlihat di awal musim ini ini bahwa kubu yang diasuh Markus Gisdol menyukai kekacauan. Sementara Dortmund lebih cenderung menguasai bola di lapangan, Hamburg lebih suka mengmpan dengan jarak jauh dan luas..

Strategi Hamburg biasanya menekan balik lawan di tengah lapangan daripada mengamankannya dari lini belakang. Bagi Dortmund, itu berarti mereka harus waspada ekstra, karena lini pertahanan mereka yang tinggi secara alami rentan terhadap bola panjang. Meskipun demikian, die Rothosen tampaknya memiliki pendekatan sepakbola yang sangat tidak canggih, hal itu mungkin efektif melawan para pemimpin liga.

Selain itu gaya bermain Hamburg yang khas adalah permainan sayap mereka saat menyerang, karena hampir 23 persen umpan mereka menjelang sepertiga lapangan adalah umpan silang menuju kotak penalti. Dortmund biasanya memajukan full back mereka jauh ketengah lapangan, yang bisa berarti terdapat beberapa ruang ekstra untuk tuan rumah di pertandingan nanti, terutama dengan absennya Marcel Schmelzer dan Jeremy Toljan. Memang ada Dan-Axel Zagadou yang memiliki banyak atribut positif, namun stabilitas pertahanan pada sayap bukan salah satunya.

Di sisi lain, Hamburg sendiri tak memiliki kemampuan untuk mengatasi umpan silang menuju ke dalam kotak mereka dibanding tim lain dan untungnya Dortmund juga tidak pernah kuat untuk melakukan umpan tersebut di musim sebelumnya. Namun hal tersebut mungkin berubah dengan penambahan Andriy Yarmolenko, yang umpan silangnya cukup kuat ke Maximilian Philipp, yang menghasilkan sebuah assist dan sebuah penalti melawan Koln.

Dengan Mario Gotze kemungkinan akan kembali dan Christian Pulisic yang bangkit kembali, pihak Ruhr harusnya masih memiliki kualitas individu di lapangan untuk mendapatkan tiga poin.

Namun kini Bayern tidak memiliki pertahanan terkuat di liga dan baru saja kehilangan Manuel Neuer karena cedera. Masih mungkin tidak cukup bagi BVB untuk bersaing dengan rival mereka selama satu musim ini, tapi kegembiraan di puncak klasemen Bundesliga disambut baik.