Dituding Korupsi, Yayasan Amal Messi Terancam Ditutup

Kondisi kekuatan finalsial Lionel Messi diklaim dalam keadaan buruk. Permasalahannya bukan menyangkut sang bintang kehabisan uang, namun terbaru ini Messi harus kembali berurusan dengan pihak berwajib lantaran kebawa dalam kasus yang sama yakni dituding melakukan penggelapan dana yang jumlahnya cukup besar.

Usai dinyatakan bersalah oleh pengadilan tinggi Spanyol perihal penggelapan pajak, kini Messi kembali dituduh melakukan penggelapan yang hampir sama. Parahnya, kali ini Messi dituduh menggelapkan uang yang terkumpul di yayasan amal miliknya sendiri.

Berdasarkan sumber yang ada, Leo Messi Foundation telah menciptakan jaringan finansial yang amburadul. Munculnya yayasan ini bertujuan untuk menyembunyikan pendapatan dari sponsor yang berniat membantu yayasan amal tersebut. Adapun kasus ini mulai terlihat ketika dana yang seharusnya disalurkan kepada yang membutuhkan itu kemudian disembunyikan tanpa dilaporkan kepada pihak berwenang.

Lalu pertanyaan besar datang, apakah dana itu sampai, karena yang jelas tidak diketahui jalur pastinya apakah dana itu benar-benar dipakai untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung atau tidak.

Kasus ini lantas muncul kepermukaan publik, dimana Leo Messi Foundation disinyalir telah menyembunyikan sebagian besar dana yang mereka dapat dari sponsor sejak 2007 sampai 2015. Tercatat dibuku laporan bahwa mereka sudah tak melaporkan dana puluhan juta euro, baik di Spanyol maupun di Argentina.

Yang lebih parahnya lagi ketika yayasan itu hanya dianggap sebagai payung pelindung bisnis keluarga Messi. Kini penyelidikan masih terus berjalan dengan agenda pemeriksaan dari pihak terkait, yang pasti belum jelas apakah situasi ini akan menarik perhatian petugas pajak di Spanyol lagi. Pasalnya, jika Messi terbukti bersalah menggelapkan uang, maka dia harus menjalani hukuman penjara setidaknya 1 tahun lebih.