Ditinggal Ranieri, Leicester Justru Mulai Menggila

leicester city

Leicester City lagi-lagi meraup kemenangan di bawah kepelatihan Craig Shakespeare. Kini, ‘The Foxes’ telah menorehkan enam gol dari dua pertandingan.

Sebelum ini Leicester tidak bisa meraih kemenanagan dan bikin gol di Premier League sepanjang 2017, selama masih dinahkodai Claudio Ranieri. Semenjak dilatih Shakespeare, mereka memperlihatkan sinyal-sinyal kebangkitan.

Jawara bertahan Premier League musim lalu itu telah mendulang dua kemenangan dan bikin enam gol dalam 13 usaha yang mengarah ke gawang di bawah kepelatihan Shakespeare.

Dari dua laga tersebut, yang pertama diraih dengan menundukkan Liverpool 3-1 di King Power Stadium saat pertama kalinya pria 53 tahun itu dipilih sebagai manajer sementara. Sedangkan hasil positif kedua diraih akhir pekan kemarin dengan mengkandaskan Hull City dengan skor serupa dan tempat yang sama.

Memperoleh enam angka, ‘Si Rubah’ sekarang ini sukses menjauh dari zona degradasi secara pelan-pelan. Mereka naik ke peringkat 15 berkat torehan 27 poinnya, atau terpaut lima angka dari posisi 18.

Di tangan Shakespeare juga lah bintang Leicester musim lalu yakni Jamie Vardy dan Riyad Mahrez, juga tlah membuka lagi kran golnya di Premier League musim ini. Vardy mencetak dua gol ke jala Liverpool dan Mahrez bikin satu ke jala Hull.

Hasil gemilang yang diraih Leicester hingga detik ini belum bisa meyakinkan manajemen klub memutuskan pengangkatan Shakespeare sebagai pelatih tetap. Namun sebagian besar penggawa Leicester yakin bila bekas asisten pelatih Nigel Pearson itu pantas memimpin tim.

Dituturkan oleh Danny Drinkwater, Shakespeare telah amat dikenal oleh sebagian pemain Leicester. Jabatan sebagai pelatih pun layak diembannya.

“Kami bakal mendukung tiap pelatih yang datang, namun tiap pemain mungkin sudah kenal dengan Shakes lebih dari sekadar orang lain,” kata Danny Drinkwater seperti dilansir Independent.

“Apabila dia jadi pelatih maka bakal cocok. Kami sudah mengenal dia selama beberapa tahun dan beberapa dari kami telah mengenalnya sejak lama, bila dia menjadi manajer, kami bakal berada di belakangnya,” tegas pemain yang berposisi sebagai gelandang.