Disindir Pique Soal Kartu Merah, Ramos Tak Peduli

Sergio RamosBek Real Madrid, Sergio Ramos terlibat konflik dengan bek Barcelona, Gerard Pique di laga El Clasico. Ramos menegaskan jika dia tidak terlalu peduli dengan komentar-komentar pedas yang dilontarkan tentang Real Madrid. Pique memang kerap menyerang Real Madrid setiap kali mendapatkan kesempatan.

Usai laga El Clasico selesai, Gerard Pique mengatakan bahwa Real Madrid mendapat perlakukan yang menguntungkan dari wasit. Pique mengatakan bahwa Ramos akan menyesal usai melihat tayangan ulang pelanggaran kartu merah yang dia peroleh.

Ramos diusir oleh wasit karena melakukan tekel dua kaki kepada Messi yang tengah melakukan serangan balik. Ramos mengakui bahwa tekelnya memang terlambat tetapi dia juga menegaskan bahwa dia sama sekali tidak mencederai Messi. Bek timnas Spanyol ini secara khusus menuding Pique sebagai biang keladi kartu merahnya.

Madrid kemudian dituding oleh Pique menerima perlakuan khusus dari wasit, Ramos pun naik pitam. Kapten El Real ini mengingatkan bagaimana Barcelona bisa lolos dari babak 16 besar Liga Champions setelah tertinggal empat gol dari Paris Saint Germain. Saat itu Barca dinilai mendapatkan banyak bantuan dari wasit Deniz Aytekin.

“Apakah wasit membuat keputusan yang menguntungkan Madrid? Mungkin saja, seperti ketika Barcelona menghadapi PSG. Pique menghabiskan hari-harinya dengan berkomentar soal pekerjaan wasit dan menekan mereka,” cetus Ramos kepada Marca.

“Leo Messi juga melakukannya dengan baik. Dia melompat dan bisa anda lihat, saya tidak menyentuhnya sama sekali tapi kartu merah datang kepada saya.”

Ramos pun mengatakan bahwa jika para wasit terus-terusan ditekan, maka mereka akan bisa melakukan kesalahan. Ramos pun mengaku tidak menyesal atas tekelnya kepada Messi meski sudah menyaksikan tayangan ulang insiden itu berkali-kali.

“Pada akhir pertandingan, saya bilang pada dia bahwa jika dia terus-terusan menekan wasit, lama-lama Barca akan diuntungkan. Dia bilang saya akan menyesal setelah melihat tayangan ulangnya. Tapi setelah lima menit mendinginkan pikiran, saya tetap tidak menyesal dengan tekel saya. Saya tidak punya masalah dengan Pique, tapi jangan minta saya memeluknya sekarang.”