Diselimuti Badai Cedera, Robert Lewandowski Salahkan Carlo Ancelotti

Carlo ancelotti, Robert Lewandowski, Bayern Munich
Carlo Ancelotti dan Robert Lewandowski

 

Striker Bayern Munich yaitu Robert Lewandowski, belum lama ini telah menyalahkan masalah cedera timnya saat ini kepada Carlo Ancelotti, padahal pelatih tersebut sudah tidak mengasuh timnya lagi sejak awal Oktober lalu.

Memang mantan jawara Bundesliga tersebut telah kehilangan banyak pemain kunci karena cedera dalam beberapa pekan terakhir.Sebut saja beberapa pemain utama yang tak bisa dimainkan seperti David Alaba, Tomas Muller, Thiago Alcantara, Manuel Neuer, Rafinha, Frank Ribery dan Arjen Roben. Mereka tak bisa diturunkan semua terutama dalam pertandingan terbaru mereka menghadapi Borussia Monchengladbach.

Bahkan dengan absennya para punggawa tersebut, mereka menelan kekalahan dengan skor 2-1 dalam pertandingan Bundesliga putaran ke-13, pada akhir pekan lalu di Borussia Park. Padahal secara statistik mereka unggul dalam segalaha baik penguasaan bola maupun menciptakan serangan.

Ini merupakan kekalahan untuk pertama kalinya untuk Bayern sejak kedatangan pelatih Jupp Heynckes dimusim ini, setelah meraih kemenangan sembilan kali secara beruntun di semua kompetisi.

Namun menariknya pemain Internasional Polandia itu tetap menegaskan bahwa hal tersebut tidak ada hubungannya dengan pelatih saat ini melainkan pelatih sebelumnya yang telah dipecat pada penghujung akhir September lalu.

Ancelotti memang membawa Bayern tak seperkasa sebelumnya dimana Ia menjalani pertandingan pra musim dengan beberapa kekalahan, bahkan membawa timnya ke peringkat ketiga klasemen, dibawah Borussia Dortmund dan Hoffenheim. Belum lagi dengan masalah ketegangan diruang ganti, yang tak menyukainya terutama dalam strategi latihan dan dilapangan.

Setelah diambil alih oleh Heynckes, mereka mengalami peningkatan performa, berada di puncak klasemen dengan meraih semua kemenangan, kecuali pertandingan terakhir. Lewandowski merasa masalah yang berulang tersebut bukan karena Heynckes, tapi efek knock-on dari gaya melatih atasan sebelumnya mereka, Ancelotti.

“Jika banyak cedera otot terjadi, Anda tidak perlu melihat beberapa minggu terakhir, tapi kembali dua atau tiga bulan,” katanya kepada SportBild. “Jika terlalu sedikit latihan Anda harus melakukan sesuatu secara individual.”.

Meskipun demikian, mereka akan kembali beraksi pada hari Sabtu besok pukul 21.30 WIB dimana mereka akan menjamu Hannover yang berada diperingkat kesepuluh klasemen, sebelum mereka menjamu Paris Saint-Germain di Liga Champions pada hari Rabu pukul 02.45 WIB.