Comeback Ibra Buat Staff MU Merinding

Zlatan Ibrahimovic menjadi sebuah ikon istimewa bagi Manchester United, oleh sebab itu, sangatlah wajar jika kembalinya sang pemain ke skuat Jose Mourinho menimbulkan antusias yang luar biasa bagi fans Setan Merah.

Jelang menjalani debutnya di Manchester United dalam periode musim keduanya, Ibra sempat membuat ruang dalam staff kepelatihan merinding. Hal ini tak lepas aksi Ibra yang menyebut dirinya sebagai dewa yang telah kembali.

Atas ungkapan itu, para staff kepelatiha Setan Merah langsung merinding serta ketakutan. Pembenaran juga disampaikan langsung oleh Juan Mata yang mengklaim bahwa aksi Ibra tersebut merupakan hal yang bisa dia lakukan ketika mencapai momen baru.

Ibra sendiri resmi masuk ke dalam skuat Manchester Unitd usai memastikan diri meninggalkan Paris Saint Germain pada musim 2016 dengan status bebas transfer. Kepastian ini juga memperlihatkan sesuatu yang sudah lama tak terlihat.

Dimana Ibra bereuni dengan mantan manajernya di Inter Milan, Jose Mourinho. Beruntung bagi Setan Merah, dimana legenda Swedia ini bisa langsung membuktikan kemampuannya di Inggris dengan mencetak 28 gol di musim perdana di Setan Merah.

Terlepas dari penampilan diatas lapangan, Ibra juga dikenal sebagai pemain dengan prilaku arogan. Tak sedikit aksinya memancing respon negatif dari para pendengar dan begitu juga yang didapat para staff kepelatihan Setan Merah yang sontak dibuat Ibra merinding.

“Hari di mana dia tiba di klub, kami semua sedang menjalani pra-musim, jadi dia sendirian bersama petugas yang mengurusi perlengkapan tim di lapangan latihan. Mereka tak pernah bertemu dia sebelumnya dan dia adalah sosok yang bisa langsung mendapat respek karena caranya membawa diri,” kata Juan Mata yang mendengar langsung dari staff kepelatihan Setan Merah.

“Zlatan kabarnya menatap langsung ke mata petugas dan mengatakan: ‘Semoga anda tahu bahwa Sang Dewa baru saja tiba’. Petugas tersebut gemetaran dan tidak tahu harus berpikir apa dan tak lama setelah itu mereka semua tertawa. Dia selalu melakukan hal semacam itu.” Mata mengakhiri.