Celtic Berhasil Ditaklukkan Petugas Kepolisian

Celtic

Di ajang Liga Champions 2016-2017 sudah masuk ke fase Kualifikasi II. Dalam putaran leg pertama yang digulir pada Selasa (12/7/2016) terdapat sebuah kejutan.

Putaran Kualifikasi II ada sebanyak 34 klub yang mengikuti. Diantara 30 dari keseluruhan adalah sejumlah peserta yang lolos otomatis di fase ini, dan sisa 4 klubnya merupakan pemenang Kualifikasi I.

Sebuah kejutan yang terjadi lantaran raksasa Skotlandia, Celtic FC, tunduk 0-1 kala berlaga di kandang klub asal Gibraltar, Lincoln Red Imps.

Kekalahan tersebut amat menyakitkan bagi Celtic lantaran terjadi di debut pertandingan mereka di bawah arahan mantan manajer Liverpool FC, Brendan Rodgers. Lebih lagi, kekalahan tersebut bertambah memalukan lantaran didapatkan kala berduel dengan klub asal negara anggota baru UEFA yang mempunyai status semiprofesional.

Di 11 pemain starter Lincoln, pemain yang berstatus berkompeten secara penuh cuma ada 5 orang.

Pesepakbola yang mencatatkan gol kemenangan Lincoln ke gawang Celtic, Lee Casciaro, dirinya bekerja sebagai petugas kepolisian.

Begitu juga dengan salah satu pemain beknya yang juga memiliki profesi yang sama serta masih bersaudara dengan Casciaro yakni Ryan Casciaro. Sisa dari anggota 11 awal Lincoln Red Imps ada juga yang berprofesi sebagai PNS, agen jasa pengiriman barang, hingga buruh.

“Inikah kekalahan terburuk di sepanjang masa Celtic?” Itulah topik yang dilontarkan terkait hasil yang burukĀ  ke klub besutan Rodgers di putaran ini.

Namun, justru sang pelatih menanggapi hal itu dengan santai. Dia tidak merasa malu atas apa yang dialami timnya.

Rodgers mengintruksi anak buahnya untuk membalas kekalahan kala ganti menjamu Lincoln di leg II di Glasgow, 20 Juli.

“Saya tak kaget lantaran saya sadar bahwa hasil seperti ini mungkin saja terjadi. Kami mendominasi permainan dan mencatatkan banyak peluang attempts, namun kami kepayahan menyerbu lawan yang amat defensif,” ucapnya.