Betah di Arsenal, Koscielny Enggan Kembali ke Prancis

Laurent Koscielny hanya diam walau ada tawaran untuk kembali menuju Negara asalnya yakni Prancis, bersama dengan skuat Olympique Marseille. Bek asal prancis tersebut mengatakan masih nyaman memakai kostum Arsenal pada pertandingan Liga Inggris.

Disamping itu juga, Koscielny pun mengaku mau menghargai masa kontraknya bersama dengan The Gurnners. “Saya maih ada terikat kontrak kerja dengan skuat Arsenal, bahkan menabahnya sapai dengan tahun 2020 tahun di bulan November lalu. Saya merasa amat nyaman berada di sini,” uap Koscielny.

Marseille memperoleh tambahan kucuran dana yang tidak sedikit usai kepemilikan klub dipidah tangankan oleh Frank McCourt, orang kaya asal Amerika Serikat, di tahun 2016. Koscielny sebagai 1 di antara nama pesepak bola yang masuk pada susunan nama bidikan mereka.

“Saya kerap menyatakan bahwasannya saya merupakan suporter Marseille pada saat masih muda. Ketika klub bersejarah seperti Marseille mengngontak Anda, tersebut merupakan hal yang baik,” ucap Koscielny, yang di tahun 2016-2017 emasukan 2 gol bagi skuat Arsenal.

Koscielny tidak menampik, penawaran dari Marseille mebuatnya amat tergiur. Ditambah lagi, dirinya dapat bermain di negaranya sendiri, tak jauh dengan keluarga.

“Namun, apakah saya bakal berapat dengan mereka? Saya betul-betul tak tahu,” ucap bek asal Prancis tersebut.

Tampil Sebagai Kapten Arsenal

Menurut harga pasar, The Gurnners menghadirkan Koscielny dari FC Lorient dengan biaya yang dipatok sebesar 12.500.000 euro atau setara dengan 186 milyar rupiah. Bersama dengan skuat Arsenal, dirinya sudah bermain di 291 pertandingan di semua ajang kompetisi.

Sejumlah piala sempat didapat Koscielny selama meakai kostum The Gurnners, yaitu 3 trofi Piala FA dan 2 Community Shield. Dirinya diposisikan selaku kapten skuat Arsenal mengingat tak tampilnya Per Mertesacker karena cedera selama nyaris disepanjang tahun 2016/17.