Bela Claudio Ranieri, AS Monaco Akan Habisi Leicester City

AS Monaco akhirnya memperoleh kesempatan melaju ke babak perempat final Liga Champions di musim ini. Jelang laga di babak ini, mereka ingin segera berhadapang dengan Leicester City yang bertujuan untuk membela Claudio Ranieri, mantan pelatih tim ini sebelumnya.

AS Monaco melaju ke babak perempatfinal Liga Champions setelah menang atas Manchester City. Agregat dalam dua laga sebelumnya adalah sama, yakni 6-6, akan tetapi, Monaco lebih banyak untuk gol tandang, pasalnya mereka menciptakan tiga gol saat berhadapan dengan City di Etihad Stadium di laga pertama.

Tim asuhan dari Leonardo Jardim kemudian dapat mengejar skor 3-5 dengan keberhasilan yang sangat baik yakni skor 3-1 di putaran kedua yang dilaksanakan di Stade Louis II, pada Kamis (16/3/2017) yang lalu. Walau tidak bermain dengan dua pemain intinya, yaitu Radamel Falcao dan Kamil Glik, Monaco tampil dengan baik dan menekan City di babak awal laga.

” Keberhasilan ini begitu bagus dan mengesankan. Kami harus sukses dan melakukannya dengan kinerja yang terarah. Untuk itu, kami memang pantas untuk menang dan itu yang terpenting padahal kami tanpa Radamel Falcao dan Kamil Glik, ” ucap bek tim ini, Andrea Raggi.

Memasuki babak baru, Andrea Raggi ingin sekali melawan Leicester City. Itu menjadi salah satu keinginan mereka demi dapat balas dendam dengan apa yang terjadi pada Claudio Ranieri, yang diberhentikan pertengahan musim ini.

Sebelumnya, Ranieri memang pernah memimpin Monaco selama dua tahun. Pelatih dari Italia tersebut membawa Monaco sebagai juara untuk divisi dua dan promosi, lalu juara kedua di Ligue 1 yang menjadi divisi teratas. Keduanya akhirnya berpisah setelah Ranieri tidak memperbaharui kontraknya.

Dipecatnya Ranieri oleh pihak Leicester City ternyata mendapat perhatian khusus dari tim ini karena sudah pelatih ini berjasa membawa Leicester sebagai juara Premier League musim lalu. Sempat terpuruk di musim ini, namun sejatinya Ranieri mendapat waktu lebih lama untuk memperbaiki penampilan tim ini.

” Saya ingin berhadapan dengan Leicester di babak perempatfinal Liga Champions. Itu adalah hal yang sulit tapi menyenangkan. Ini juga bagi Claudio Ranieri, yang saat AS Monaco menang memberikan ucapa selamat melalui saya, ” ucap Raggi.