Barca Bisa Kunci Gelar La Liga Jauh Lebih Cepat Sebelum Musim Berakhir

BarcaBarcelona akan tampil di pertandingan pertama mereka paruh kedua La Liga 2017-2018, Minggu (21 Januari 2018) atau Senin (22 Januari 2018) dini hari WIB. Barcelona akan mengunjungi markas Real Betis, di Stadion Benito VillamarĂ­n.

Barcelona akan bertamu ke Stadion Benito VillamarĂ­n dengan modal positif, yakni selisih 8 angka dari peringkat kedua, Atletico Madrid. Barcelona juga berjarak 11 poin di atas Valencia (peringkat tiga), kemudian 17 poin di atas Villarreal (peringkat empat).

Performa Barcelona semakin nampak digdaya jika dibandingkan dengan Real Madrid. Kedua rival bebuyutan tersebut saat ini berselisih 19 poin, dengan Real Madrid masih menyisakan satu pertandingan tunda. Artinya, andai Real Madrid bisa memaksimalkan kesempatan tersebut, selisih angka dengan Barcelona bisa terpangkas menjadi 16 poin.

Sayang, apapun yang bakal dilakukan lawan-lawan Barcelona sepertinya bakal menemui jalan buntu. Beberapa pihak menilai Barcelona sudah sangat kuat di sepanjang musim ini, sehingga sangat sulit bagi musuh untuk mengejar armada Ernesto Valverde.

Bahkan ada yang memprediksi jika dominasi Barcelona membuat mereka berpotensi memenangkan trofi La Liga lebih cepat dibanding jadwal, yaitu pada April 2018. Hal tersebut dilihat dari jadwal dan performa tim secara keseluruhan, ditambah lagi dengan keberadaan Coutinho.

Kemampuan Barcelona untuk memenangkan trofi La Liga 2017/2018 lebih cepat atau tanpa harus menunggu La Liga berjalan sampai pekan ke-38, diperkuat dari sisi statistik. Pada paruh pertama silam, Lionel Messi dan kawan-kawan hanya kehilangan enam poin dari 19 pertandingan.

Perolehan 51 poin membuktikan Barcelona terlalu kuat untuk dikalahkan, termasuk mempermalukan rival abadi, Real Madrid 3 gol tanpa balas di Santiago Bernabeu. Tak hanya itu, unsur agresif juga menjadi ciri yang tak bisa ditandingi lawan.

Saat ini Barcelona sudah berhasil mencetak 52 gol dan baru kebobolan 9 gol. Catatan koleksi gol Barcelona berselisih 11 gol dari tim paling produktif kedua, Valencia (41 gol). Di atas kertas, Barcelona memiliki kemampuan mengalahkan rival-rival mereka.

Satu di antara senjata Barcelona untuk menjaga penampilan mereka di tengah padatnya jadwal di kompetisi domestik dan Liga Champions, adalah kehadiran Philippe Coutinho. Kedatangan Coutinho tentu saja Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde memiliki variasi pemain tengah yang bisa dirotasi.