Atletico Sukses Di Laga Pertama Lawan Galatasaray

Griezmann berhasil menjadi pahlawan kemenangan bagi Atletico
Griezmann berhasil menjadi pahlawan kemenangan bagi Atletico

Laga perdana Liga Champions musim ini dibuka dengan hasil positif bagi Atletico Madrid. Laga yang berlangsung di markas Galatasaray, Türk Telekom Arena, menampilkan kekuatan dari sosok Antoine Griezmann. Dalam laga ini, Griezmann berhasil menjadi pahlawan kemenangan bagi Atletico. Ia berhasil mencetak 2 gol yang tercipta pada pertandingan ini.

Raihan sempurna yang didapat oleh Los Rojiblancos di kandang Galatasaray, jelas menjadi awal yang bagus bagi Atletico. Pasalnya, kini tim ini berada di posisi pertama klasemen sementara. Jika mereka tetap konsisten dengan penampilan mereka saat ini, maka bisa saja mereka lolos ke babak selanjutnya.

Sejak awal pertandingan, Atletico yang diunggulkan dalam laga ini, langsung menerapkan pola serangan. Barisan pertahanan dari tim tuan rumah pun begitu kewalahan dengan serangan dari Atletico. Atletico melakukan serangan pertamanya ke gawang Galatasaray pada menit ketujuh pertandingan. Jackson Martinez menjadi pemain yang melakukan serangan pertama pada Galatasaray. Berawal dari umpan lambung Diego Godin, Jackson Martinez berhasil melemparkan tendangan ke arah gawang Fernando Muslera. Namun sayangnya, bola tersebut berhasil dimentahkan oleh sang kiper.

Akhirnya, gol pertama Atletico baru terjadi pada menit ke-18. Sosok Antoine Griezmann berhasil mencetak gol krusial bagi tim. Winger asal Prancis ini berhasil memanfaatkan umpan silang yang diberikan oleh Juanfran. Tendangannya berhasil mendarat dengan mulus di gawang Muslera. Skor pun berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Atletico.

Setelah sukses dengan membuka keunggulan. Pemain Atletico Madrid pun semakin gencar dalam melakukan serangan. Lini belakang dari Galatasaray pun semakin kewalahan dengan serangan-serangan yang dilancarkan oleh Atletico. Bahkan pada menit ke-25, Griezmann kembali membuat jala gawang Galatasaray bergetar untuk kedua kalinya. Griezmann meneruskan bola liar hasil dari sepak pojok Koke.

Tertinggal dua gol, Galatasaray pun mencoba bermain lebih terbuka. Mereka mencoba untuk meningkatkan intensitas serangan. Lukas Podolski dan Wesley Sneijder yang berusaha untuk menembus pertahanan Atletico, rupanya masih belum mampu menorehkan gol balasan. Skor pun tak berubah, tetap 0-2 untuk keunggulan Atletico.

Setelah turun minum, serangan demi serangan pun dilancarkan oleh kedua kesebelasan. Umut Bulut mengawali ancaman yang dilakukan oleh Galatasaray pada saat pertandingan baru berjalan lima menit. Namun, Atletico langsung melakukan pembalasan dari eksekusi tendangan bebas Koke.

Atletico kembali mendapatkan sebuah peluang berharga melalui kaki Martinez. Namun sayangnya, usaha tersebut masih gagal membuat gawang Muslera bergetar. Dua menit kemudian, Galatasaray kembali harus direpotkan dengan serangan Selcuk Inan. Namun, upaya tersebut masih melebar dari gawang Jan Oblak.

Galatasaray semakin kuat setelah turun minum. Mereka pun kerap melakukan serangan demi serangan untuk mengimbangi pola permainan yang agresif dari Atletico. Tuan rumah sebenarnya memiliki peluang untuk memperkecil skor. Namun, sundulan dari Bulut kala mendapatkan umpan dari Podolski, masih melebar.

Hingga 15 menit sebelum permainan berakhir, Galatasaray semakin meningkatkan serangan. Sedangkan Galatasaray justru bermain lebih bertahan. Mereka tak ingin kebobolan di menit-menit akhir laga. Lini pertahanan Atletico begitu ketat, sehingga Galatasaray pun tak sanggup untuk menembus dan mencetak gol balasan.