Arsene Wenger Ngotot FFP Ditenggelamkan

Arsene Wenger tak pernah berhenti untuk mencekam segala keputusan yang dikeluarkan FIFA atau pun UEFA dalam pengaturan liga-liga terbaik dunia. Namun satu sikap sungguh aneh terlihat dalam diri Wenger, tidak berprilaku seperti biasanya. Wenger pun secara mengejutkan mendukung aturan Financial Fair Play (FFP) dari UEFA.

Menurut Wenger, peraturan Financial Fair Play akan sulit dijalankan dan dengan itulah sang pelatih Arsenal tersebut mendukung penghapusan Financial Fair Play. Adapun dua periode menunjukan beberapa kejutan besar dalam bursa transfer dan itu sangat menyedot perhatian dunia.

Bisa dijabarkan ketika Manchester United berhasil memecahkan rekor transfer dengan membajak Paul Pogba dari Juventus pada musim 2016. Yang menjadi lebih menarik ketika nilai transfer mahal tersebut naik tiga kali lipat dengan transfer Neymar dan Kylian Mbappe ke PSG, dan Ousmane Dembele ke Barcelona.

Atas apa yang terjadi, alhasil PSG menjadi sasaran empuk dari berbagai kecaman dunia. Tindakan PSG tersebut memancing kritik dari seluruh dunia dan UEFA mengkonfirmasi bahwa mereka akan melakukan investigasi, meski mereka tetap membela diri bahwa tidak melakukan pelanggaran Financial Fair Play.

Wenger pun angkat bicara dan tetap pada pendapatnya bahwa peraturan Financial Fair Play sudah tidak diperdulikan karena klub yang berniat selalu memiliki cara untuk menghindar.

“Saya selalu meminta ketika Financial Fair Play memunculkan berbagai paraturan baru. Sekarang, saya tak yakin kita bisa mempertahankannya. Sepakbola mungkin dimulai dengan investasi yang besar. Namun sekarang sudah menjadi olahraga paling kuat di dunia. Lalu apakah itu artinya saya harus membuka pintu lebar untuk selalu melakukan investigasi?, ungkap Wenger.

“Sepertinya peraturan yang dibuat memang untuk dilanggar. Itu adalah yang terburuk. Mungkin kita ada di persimpangan jalan dan harus berpikir, apakah kita harus membuka pintu seluas mungkin bagi orang Tiongkok atau AS, yang ingin berinvestasi disini?. Bagus saja, jika Anda memiliki rencana membuat liga terbaik dunia,”

“Lalu apakah saya akan menghapus Financial Fair Play, yah saya akan melakukan itu karena ada terlalu banyak cara legal untuk mengakalinya. Saat ini, anda bisa membeli klub di Tiongkok, membawa mereka ke sana, dan membelinya dari klub lain, kemudian, setelahnya terakhir Anda bisa membawa kesini dan mengelabui semua peraturan Financial Fair Play.” Wenger mengakhiri.