Apakah Islandia Bisa Mengejutkan Kembali di Piala Dunia 2018

Setelah tampil mengesankan di ajang Piala Eropa 2016, Islandia terus naik. Seperti apa kesempatan yang dimiliki Islandia di Rusia? Dapatkah kejutan tersebut kembali terulang?

Bermain menjadi debutan di ajang Piala Eropa 2016, Islandia berhasil sampai babak perempatfinal. Lewat prosesnya, tim yang biasa disebut Our Boys ini finis menjadi runner-up grup di atas Portugal dan singkirkan Inggris di babak 16 besar sebelum pada akhirnya ditundukkan oleh tim tuan rumah Prancis dengan skor 2-5.

Islandia perlihatkan diri kalau mereka bukan sensasi sementara. Islandia kembali catatkan sejarah dengan berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah menangkan grupnya di babak kualifikasi.

Eidur Gudjohnsen membicarakan soal kans Islandia. Topskorer sepanjang masa Islandia tersebut tak ingin menargetkan yang terlalu muluk.

“Kami perlu berpikir realistis, yang jelas tak akan ada banyak peluang besar untuk kami busa menjadi juara Piala Dunia karena kami baru lolos untuk kali pertama ke Piala Dunia,” ujar bekas pemain Chelsea dan Barcelona tersebut lewat konferensi pers pada hari Rabu (10/1/2018) sore WIB di Hotel Hyatt, Yogyakarta.

“Namun yang mestinya menjadi target kami ialah saat kami pulang, kami merasa kami telah kerahkan semuanya di atas lapangan dan dapat kembali dengan kepala tegak. Hal tersebut lah yang telah kami lakukan di Piala Eropa. Kami telah sering kali berikan tak cuma mereka yang mendukung secara langsung kami di Prancis, namun juga banyak orang di Islandia, malah semua orang di seluruh dunia soal siapa tim dan para pemain Islandia,” kata Gudjohnsen.

Pada ajang Piala Dunia 2018, Islandia tergabung pada Grup D bersama dengan juara dua kali Argentina, Kroasia, dan Nigeria.

“Semuanya perlu ada dalam keadaan 100 persen, dengan sedikit keberuntungan dan semuanya ada untuk mendorong kami bisa lolos dari grup,” lanjut Gudjohnsen.

“Islandia tengah melangsungkan sebuah periode yang amat oke. Kami raih manfaat dari investasi yang kami lakukan. Dan para pemain yang ada punya mindset yang pas, mereka kompak, mereka saling hormat satu sama lain, mereka saling mendorong dalam cara yang baik. Grup pemain ini merupakan salah satu generasi paling oke kami,” imbuh dia.