Agar Maksimal, Pelatih Barcelona Jadikan Semua Laga Tersisa Menjadi Final

Pelatih Barcelona yaitu Luis Enrique, belum lama ini mengatakan bahwa pertandingan mengahadapi rival satu kotanya yaitu Espanyol, akan membuat mereka bermain seperti kompetisi yang sudah memasuki final. Hal ini dibuat sedemikian rupa agar timnya mampu mengeluarkan potensi terbaiknya sehingga mereka mampu maksimal meraih poin penuh demi memperlebar jarak dengan peringkat dibawahnya yang diisi oleh Real Madrid.

Pertandingan yang dikenal dengan sebutan El Derby Barceloní atau derby Catalinia tersebut rencananya diselenggarakan pada tanggal 30 April pagi dini hari besok pukul 01.45 WIB di RCDE Stadium, markas dari Espanyol.

Walaupun saat ini Barcelona masih berada dipuncak klasemen namun poin yang mereka peroleh masih sama dengan Real Madrid, bahkan yang mengkawatirkan Madrid masih memiliki sebuath pertandingan yang belum sempat dimainkan. Ini berarti peluang rivalnya menambah poin cukup besar, apalagi pertandingan tersisa dimusim ini semakin sedikit.

Sang pelatih pun juga menginginkan bahwa timnya tak ingin melakukan kesalahan disaat genting seperti ini. Jika hal ini terjadi maka mereka akan gagal mempertahankan gelar dimusim lalu. Bahkan Ia ingin semua pertandingan yang tersisa dianggap layaknya final olehnya.

Memang sebelum pertandingan derby El Clasico minggu lalu menghadapi rival abadinya yaitu Real Madrid, Enrique mengatakan bahwa pertandingan di kandang sendiri itu akan menjadi kunci kemenangan mereka dimusim ini. Namun ternyata ia menganggap semua laga menjadi pertandingan kunci juga kerena ketatnya persaingan dengan Madrid.

Seperti yang diungkapkan kepada media Diario AS, sang pelatih mengatakan, “Pada tahap akhir ini, semua lag sudah menjadi pertandingan kunci. Pertandingan di bernabeu kemarin sangat penting karena kami bermain melawan rival (Real Madrid) secara langsung . Namun saat in , semua pertandingan sisa juga menjadi penting. Barcelona harus memenangkan semuanya,”

Namun menurut pelatih yang dikabarkan tak akan memperpanjang masa baktinya dimusim depan, tidak terlalu mengkhawatirkan kekuatan Espanyol. Padahal dikompetisi La Liga, Espanyol terkenal dengan tim yang selalu bermain taktis.

Ia pun mengatakan, “Saya tidak akan mengatasi pertarungan taktis di lini tengah saja. Memang setiap laga dipengaruhi banyak faktor namun kami akan mencoba bermain dengan cara yang sama, baik dalam laga kandang ataupun tandang. Kami tidak akan mengubah gaya permainan dan akan tetap menggunakan strategi yang sama dari awal laga,”.

Semenatara Barcelona menghadapi rival satu kotanya, Madrid juga akan berusaha menaklukan Valencia demi memperketat perburuan gelar juara musim ini.