Ada Apa Denganmu Deulofeu?

Gerard DeulofeuGerard Deulofeu sebenarnya punya kesempatan besar untuk unjuk kebolehan bersama musim ini bersama Barcelona. Namun, kesempatan itu justru tidak dipergunakan sebaik mungkin oleh Deulofeu.

Deulofeu merupakan salah satu pemain rekrutan Barca musim panas lalu setelah klub Catalan itu mengaktifkan klausul pembelian kembali (buyback) dalam kontrak si pemain dengan Everton. Barca kepincut dengan performa oke di paruh kedua musim bersama AC Milan.

Dengan hengkangnya Neymar ke Paris Saint-Germain, maka Deulofeu berkesempatan untuk bisa bersina bersama Barca. Apalagi pemain yang direkrut untuk menggantikan Neymar, Ousmane Dembele, juga masih hijau di La Liga dan malah mengalami cedera parah di awal musim.

Tapi, harapan tinggal harapan karena Deulofeu tidak mampu memaksimalkan kepercayaan yang diberikan oleh sang pelatih, Ernesto Valverde. Sejauh ini, Deulofeu baru bisa mencetak dua gol dan tiga assist dari 16 pertandingan di seluruh ajang kompetitif.

Secara keseluruhan bermain selama 883 menit, itu artinya Deulofeu rata-rata hanya dimainkan selama 55 menit dalam satu pertandingan. Pemain berkebangsaan Spanyol berusia 23 tahun ini juga hanya enam kali dimainkan sebagai starter di ajang La Liga.

Penampilan terakhir Gerard Deulofeu sebagai starter adalah saat Barca menghadapi Real Murcia di putaran kedua babak 32 besar Copa del Rey, Kamis (30 November 2017) dinihari WIB tadi. Walaupun Barca pesta gol 5-0, Deulofeu tampil buruk dan mendapat cemoohan publik Camp Nou.

Tak ada gol atau assist darinya walaupun dimainkan sebagai starter hingga pertandingan berakhir. Mengancam di awal-awal pertandingan, Deulofeu tidak bisa melakukan finishing yang oke dan seringkali salah membuat keputusan di depan gawang. Dengan Dembele sudah makin dekat dengan comeback ke atas lapangan hijau, jelas Deulofeu tak boleh begini terus dan harus lekas tampil oke jika tidak ingin tergeser dari starting eleven.

“Gerard Deulofeu sudah mencoba dari awal memang. Memang dia sangat gelisah karena tidak segera mencetak gol, atau menyatu sepenuhnya bersama tim. Terkadang segalanya akan menjadi sulit ketika Anda terlalu ngotot. Tapi, terlepas dari itu, kita ambil positif dari kerja kerasanya” ujar pelatih Barca, Ernesto Valverde, seperti yang dilansir dari Soccerway.