Absennya Messi Disyukuri Oleh Enrique

Lionel MessiBintang andalan Barcelona, Lionel Messi absen dalam kemenangan Barcelona atas Granada 4 – 1, akhir pekan kemarin. Pelatih Barca, Luis Enrique percaya absennya Messi justru berdampak positif untuk tim dan juga untuk Messi sendiri.

Penyerang tim nasional Argentina itu hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya dari bangku penonton di pertandingan itu. Messi terkena sanksi skorsing otomatis setelah menerima kartu kuning kelima di musim ini dalam pertandingan melawan Valencia sebelum jeda internasional.

Barca kini masih punya jadwal delapan pertandingan di sisa bulan ini, yang dipenuhi oleh tantangan. Dimulai dari laga tricky melawan Sevilla (5 April 2017), kemudian Luis Suarez dan kawan-kawan akan melawat ke Malaga di akhir pekan ini, sebelum melakoni pertandingan dua putaran kontra Juventus di Liga Champions pada 11 dan 19 April kemudian El Clasico melawan Real Madrid pada 23 April 2017.

Messi sendiri sudah bermain dalam 40 pertandingan Barca di seluruh kompetisi musim ini dengan koleksi 41 gol dan 15 assist. Peraih lima kali gelar Ballon d’Or itu juga nyaris tidak pernah absen dari starting line-up Azulgrana.

Skorsing tersebut bisa menjadi waktu istirahat bagi Messi untuk menjaga kebugarannya menatap jadwal padat Barcelona. Selain itu, ini juga membuktikan jika Los Cules tidak memiliki ketergantungan kepada Messi. Hal ini lah yang dinilai oleh Enrique sebagai hal positif.

“Kami selalu memperhatikan dengan detail soal seberapa lama bagi seorang pemain tampil di atas lapangan,” ujar Enrique seperti yang dilansir dari Soccer Way.

“Untuk persoalan Leo Messi, dia absen dalam satu pertandingan karena skorsing. Tapi mengingat jadwal kami, saya bisa bilang bahwa jeda mini ini adalah sebuah hal yang positif untuk dia dan juga kami. Ini juga menunjukkan kami tetap kuat dengan dia, atau tanpa dia.”

Kemenangan atas Granda membuat Barcelona kini mengoleksi 66 poin dan masih belum beranjak dari peringkat kedua klasemen di bawah Real Madrid (68 poin) yang ada di puncak. Sementara itu, Granada yang mengumpulkan 19 poin masih tertahan pada peringkat ke-19.