5 Alasan Real Madrid Juara La Liga Musim Ini

Real MadridKompetisi La Liga musim 2016/2017 sudah berakhir dengan Real Madrid yang menjadi juaranya. Tim asuhan Zinedine Zidane keluar sebagai juara setelah menang atas Malaga pada pekan pamungkas La Liga.

Bertanding di kandang Malaga, stadion La Rosaleda, Real Madrid berhasil mengalahkan tim tuan rumah 2 gol tanpa balas. Gol-gol kemenangan Real Madrid diciptakan oleh Cristiano Ronaldo pada menit kedua dan Karim Benzema pada menit ke-55.

Real Madrid mengakhiri musim ini dengan perolehan 93 poin dan unggul tiga poin dari rival abadi mereka, Barcelona. Los Blancos pun menjadi juara La Liga untuk yang ke-33 kali dan yang pertama dalam kurun waktu lima tahun.

Setidaknya ada lima faktor yang menjadi alasan di balik keberhasilan Real Madrid memenangkan gelar La Liga musim ini. Ini dia lima faktor itu

1. Semangat
Zinedine Zidane sudah bekerja dengan sangat baik untuk membawa timnya meraih juara. Kharisnya dan reputasi dari legenda tim nasiojnal Prancis itu mampu membuat dirinya sangat dihormati oleh para pemainnya dan menerima kebijakan rotasi di dalam squad tanpa ada perselisihan. Di musim ini Real Madrid mampu bermain sebagai sebuah tim yang kompak dan Zidane sangat layak memperoleh pujian karena telah menciptakan situasi ruang ganti yang kondusif.

2.Squad
Perbedaan yang mencolok antara Real Madrid dengan tim-tim lain adalah soal squad yang mereka punya. Ketika sejumlah pemain cadangan Barca seperti Andre Gomes, Denis Suarez dan Lucas Digne tampil kurang memuaskan, Zidane bisa menurunkan dua tim yang sama sekali berbeda dengan kualitas permainan yang hampir sama hebatnya. Fakta bahwa Alvaro Morata dan Isco lebih unggul dari Gareth Bale dan Karim Benzema soal catatan gol membuktikan bahwa Zidane punya banyak alternatif, dan dia mampu meraciknya dengan bijak.

3. Pantang Menyerah
Salah satu hal yang pantas mendapatkan acungan jempol dari permainan Real Madrid musim ini adalah semangat pantang menyerah yang mereka miliki. Beberapa mereka buktikan melalui gol telat. Adalah Sergio Ramos yang sering menjadi penyelamat di menit-menit akhir. Tidak peduli seberapa buruk permainan mereka, El Real memiliki keyakinan yang kuat jika mereka bisa mencetak gol.

4.Set Piece
Real Madrid mencetak sedikitnya 21 gol melalui situasi set piece pada musim ini. Tidak sedikit aksi penyelamatan di menit akhir yang didapat berkat assist Toni Kroos lalu dimaksimalkan oleh sundulan Sergio Ramos. Bahkan, mereka mampu mencuri poin di laga kontra Barcelona melalui cara seperti itu. Kroos menyelesaikan musim ini dengan tidak kurang dari 12 assist, sementara 15 gol dicetak oleh para pemain bertahan.

5.Cristiano Ronaldo
Di pertengahan musim lalu, muncul tanda-tanda bahwa performa penyerang andalan mereka Cristiano Ronaldo, mulai menurun . Bintang Portugal itu sering menghilang dalam pertandingan dan hanya mampu mencetak 10 gol di liga saat memasuki Januari. Namun, sistem rotasi yang dilakukan oleh Zidane membuatnya tetap bugar dan ia kembali tajam beberapa bulan terakhir. Rentetan gol yang dilesakkan Ronaldo mampu mengantarkan timnya meraih gelar dan ia sudah kembali ganas di depan gawang lawan.